Oleh: joko
Sumber:tanimbar.go.id
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar memperkuat koordinasi lintas sektor bersama PT INPEX Masela dan PT PLN untuk memastikan seluruh persiapan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela berjalan sesuai rencana.
Baca juga: Blok Masela di Persimpangan: Hak Adat, Investasi, dan Harapan Masyarakat Tanimbar
http://suaraanaknegeri.com | Saumlaki, Maluku, Minggu, 12 Juli 2026 – Hitung mundur menuju groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela memasuki fase krusial. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar memilih memastikan setiap detail berjalan terukur melalui rapat tim pelaksana tingkat kabupaten yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, Forkopimda, hingga manajemen PT INPEX Masela dan PT PLN (Persero) Cabang Saumlaki.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, Minggu (12/7/2026), dipimpin langsung Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, didampingi Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak, MKM. Hadir pula Sekretaris Daerah Brampi Moriolkossu, S.H., bersama Asisten Bidang Administrasi Umum Setda, dr. Edwin Tomasoa, yang memoderatori jalannya rapat.
Memastikan Seluruh Persiapan Berjalan Matang
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi yang telah dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026). Kali ini, ruang koordinasi diperluas dengan menghadirkan langsung pihak PT INPEX Masela dan PT PLN (Persero), sehingga berbagai aspek teknis maupun dukungan lintas sektor dapat dibahas secara menyeluruh.
Seluruh pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli bupati, para asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) turut memberikan masukan sesuai bidang tugas masing-masing. Fokus pembahasan diarahkan pada kesiapan teknis pelaksanaan groundbreaking agar seluruh tahapan dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai agenda nasional.
Agenda Nasional yang Menjadi Sorotan
Groundbreaking Blok Masela dijadwalkan berlangsung di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan. Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, agenda tersebut direncanakan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sebagai salah satu proyek strategis nasional di sektor energi, Blok Masela dipandang memiliki arti penting, tidak hanya bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tetapi juga bagi pengembangan industri migas nasional dan peningkatan investasi di kawasan timur Indonesia.
Kolaborasi Menjadi Kunci
Dalam rapat tersebut, setiap unsur pelaksana menyampaikan berbagai masukan teknis guna memastikan seluruh kebutuhan lapangan telah dipersiapkan secara maksimal. Pemerintah daerah menempatkan koordinasi lintas sektor sebagai fondasi utama agar pelaksanaan groundbreaking berjalan sesuai harapan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten.
Sebagaimana disampaikan dalam informasi resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, “Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh persiapan teknis menuju Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela benar-benar matang.”
Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan. Dalam narasi resmi tersebut disebutkan, “Dengan sinergi kuat antara Pemerintah, Forkopimda, PT INPEX Masela, PLN, dan seluruh OPD,
Pemda KKT optimis momen Groundbreaking ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tanimbar.”
Menyongsong Babak Baru Tanimbar
Lebih dari sekadar seremoni, groundbreaking Blok Masela dipandang sebagai pintu masuk bagi fase baru pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Persiapan yang dilakukan pemerintah daerah mencerminkan upaya menghadirkan tata kelola yang terkoordinasi dalam menyambut salah satu proyek energi terbesar di Indonesia.
Dengan koordinasi yang terus diperkuat menjelang hari pelaksanaan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan menjadi awal bagi tumbuhnya peluang ekonomi, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Duan Lolat.





