Kamis, 18 Juni 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Lobi Pemkab dan DPRD Berbuah Hasil, Tanimbar Dapat 13 Kampung Nelayan Merah Putih

Oleh: joko

Sumber: tanimbar.go.id

http://suaraanaknegeri.com | Jakarta – Upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama DPRD memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir membuahkan hasil. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menyetujui pembangunan 13 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada 2026. Persetujuan tersebut diperoleh setelah Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa bersama Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar Erens Fenanlampir dan Kepala Dinas Perikanan melakukan pertemuan serta lobi strategis dengan jajaran KKP RI di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Baca juga: Wamen Ossy: Pertanahan Berperan Strategis Wujudkan Asta Cita Presiden

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dirancang untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan kawasan nelayan yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, sebanyak 13 desa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ditetapkan sebagai penerima manfaat program KNMP tahun 2026. Desa-desa tersebut meliputi Arma, Lelingluan, Meyano Das, Ritabel, Kamatubun, Latdalam, Matakus, Adaut, Wabar, Teneman, Tutunametal, Makatian, dan Adodo Molu.

Program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas nelayan dan memperkuat rantai usaha perikanan.

Baca juga: RD. Domincs Baldawins Masriat: Ketulusan Hati Lebih Bernilai daripada Pencitraan

Fasilitas yang akan dibangun meliputi dermaga modern, cold storage atau fasilitas penyimpanan berpendingin, rumah produksi dan balai nelayan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), serta pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor perikanan.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas hasil tangkapan, memperlancar distribusi produk perikanan, meningkatkan nilai tambah hasil produksi, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

Keberhasilan memperoleh alokasi pembangunan 13 Kampung Nelayan Merah Putih dinilai sebagai hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, DPRD, dan pemerintah pusat dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat nelayan.

Dalam keterangan resminya, Tim Liputan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyebutkan, “KKP resmi menyetujui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 13 titik desa Kepulauan Tanimbar untuk tahun 2026.”

Pemerintah daerah menilai program tersebut menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan kawasan pesisir dan wilayah terluar Indonesia.

“Ini adalah bukti nyata kehadiran negara di garda terdepan. Saatnya nelayan Tanimbar naik kelas, tingkatkan produksi, dan mandiri secara ekonomi. Dari Tanimbar untuk Indonesia,” demikian kutipan dalam rilis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dengan persetujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap pelaksanaan pembangunan dapat segera direalisasikan pada 2026 sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat nelayan, sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Kategori:
Tags:

Terkini