Kamis, 04 Juni 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Sinergi Lintas Sektor dalam Aksi Kemanusiaan: TNI AL Puspenerbal Galang 150 Pendonor Darah di Biak, Perkuat Stok PMI Jelang HUT ke-70 Penerbangan TNI AL.

Penulis: Yohanis Rumaropen

BIAK NUMFOR – PAPUA | SUARA ANAK NEGERI, 3 Juni 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut, Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) melalui Wing Udara 3 dan Lanudal Biak menggelar aksi bakti sosial donor darah massal di Biak Numfor, Rabu (03/06/2026). Kegiatan ini tidak hanya berhasil melampaui target awal sebesar 100 pendonor dengan realisasi 150 kantong darah, tetapi juga mendemonstrasikan kolaborasi keamanan dan kemanusiaan (security-humanitarian nexus) yang melibatkan seluruh elemen TNI/Polri,sipil dan instansi pemerintah di wilayah Biak Numfor.

Baca juga: Menolak Disinformasi Pasca-Ledakan UXO Biak: Tokoh Masyarakat Apresiasi Sinergi Aparat, Desak Penertiban Aktivitas Pencarian Bom Laut

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanudal Biak Kolonel Laut (P) Candra Budiharjo, M.Tr.Opsla. dan Komandan Wing Udara 3, Kolonel Laut (P) Arief Sukmono Akbar, M.Tr.Opsla., ini menegaskan peran TNI AL bukan sekedar sebagai penjaga kedaulatan maritim, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

Model Kolaborasi Lintas Sektor: Dari Imigrasi hingga Lembaga Pemasyarakatan

Baca juga: Wing Udara 3 Puspenerbal TNI AL Peringati Harlah Pancasila 2026: Danwing 3 Bacakan Amanat BPIP, Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia dan Jangkar Moral Bangsa

Salah satu dimensi menarik dari kegiatan ini adalah inklusivitas partisipasi. Tidak terbatas pada personel militer, aksi donor darah ini melibatkan spektrum luas instansi pemerintah dan lembaga negara di Biak Numfor. Komandan Lanudal Biak menyebutkan bahwa unsur-unsur seperti TNI-Polri, Otoritas Bandara (Angkasa Pura), Kantor Imigrasi, Basarnas, BSDKP (Balai Sumber Daya Kelautan dan Perikanan), Pertamina, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), hingga Pengadilan Negeri (PN) turut serta dalam aksi kemanusiaan ini.

Hampir seluruh lembaga di Biak Numfor kita undang semua. Ini menunjukkan kompaknya seluruh instansi. Kita buat jadwal bergantian untuk memastikan partisipasi maksimal,” ujar Komandan Lanudal Biak.

Pendekatan kolaboratif-integratif ini penting untuk membangun kohesi sosial dan solidaritas antar-lembaga (inter-agency solidarity). Dalam konteks manajemen bencana atau krisis kesehatan, jaringan komunikasi yang terbangun melalui kegiatan bersama seperti ini dapat menjadi aset strategis untuk respons cepat di masa depan.

Dampak Kesehatan Masyarakat: Melampaui Target Kuantitatif.

Dari perspektif kesehatan publik, keberhasilan mengumpulkan 150 kantong darah merupakan kontribusi signifikan bagi stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Biak. Daerah kepulauan seperti Papua sering kali menghadapi tantangan fluktuasi stok darah akibat keterbatasan logistik dari pusat. Donor darah lokal menjadi tulang punggung ketahanan kesehatan daerah.

Komandan Lanudal Biak, menekankan filosofi dasar dari kegiatan ini:

Kita tidak perlu berjuang seberat apapun untuk menyelamatkan seseorang jika kita memiliki stok darah yang memadai. Setetes darah ini pun dapat menyelamatkan nyawa.”

Pernyataan ini menyoroti prinsip efisiensi sumber daya kesehatan: pencegahan krisis transfusi darah melalui donasi sukarela jauh lebih efektif dan manusiawi dibandingkan upaya darurat saat kekurangan stok terjadi.

Rangkaian HUT ke-70 Penerbangan TNI AL: Dari Olahraga hingga Ziarah Sejarah.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-70 Penerbangan TNI AL yang digelar secara serentak dari Sabang sampai Merauke, termasuk Biak. Selain aksi kemanusiaan, Wing Udara 3 juga menggelar kegiatan lain yang bertujuan mempererat hubungan TNI-Rakyat (Bhinneka Tunggal Ika):

1. Lomba Mancing Galatama: Sebagai ajang sportivitas dan interaksi santai dengan komunitas nelayan lokal.

2. Ziarah dan Tabur Bunga: Direncanakan pada 12 Juni 2026, untuk menghormati jasa pahlawan dan pendahulu Penerbangan TNI AL.

3. Upacara Puncak HUT: Akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam merayakan hari jadi institusi: menggabungkan aspek spiritual (ziarah), sosial (donor darah), dan rekreasi-edukatif (lomba mancing) untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Refleksi: TNI AL sebagai Mitra Pembangunan Daerah.

Keberhasilan kegiatan ini memberikan pelajaran penting tentang peran militer modern dalam pembangunan nasional. TNI AL, melalui Puspenerbal, tidak hanya hadir sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Dengan melibatkan instansi sipil, TNI AL memperkuat legitimasi sosialnya dan membangun kepercayaan publik (public trust).

Harapan Kolonel Candra agar kegiatan ini “bermanfaat bagi masyarakat Biak Numfor dan berlanjut” adalah sinyal positif bagi keberlanjutan program CSR (Corporate Social Responsibility) atau bakti sosial TNI di daerah. Jika dikelola dengan baik, model kolaborasi ini dapat direplikasi untuk isu-isu lain seperti kebersihan lingkungan, edukasi kesehatan, atau bantuan bencana.

Selamat HUT ke-70 Penerbangan TNI AL PASTI, Profesional – adaptif – Sinergi – Tangguh – Inovatif. Teruslah terbang tinggi menjaga Laut nusantara, bersama rakyat TNI Kuat.

Kategori:
Tags:

Terkini