Reporter: Paulus Laratmase
–
Biak, Suara Anak Negeri – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Pariwisata Biak menjadi momentum memperkenalkan wajah baru sekolah yang lebih humanis, interaktif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Memasuki hari pelaksanaan MPLS, sebanyak 66 siswa baru tercatat mengikuti kegiatan dari total sekitar 72 siswa yang telah terdaftar, sementara enam siswa lainnya belum dapat hadir. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal kegiatan ketika mereka mengikuti setiap sesi pengenalan sekolah dengan penuh semangat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Alberto Simopiaref, S.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan MPLS tahun ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun motivasi belajar peserta didik sekaligus memperkenalkan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
“Anak-anak terlihat senang mengikuti kegiatan awal MPLS ini. Harapan kami mereka dapat mengenal sekolah dengan baik dan tumbuh rasa memiliki terhadap sekolah,” ujarnya.
Baca juga: NEGERI KAYA RAYA, TETAPI RAKYAT KECIL BERTARUH NYAWA
Dalam rangkaian MPLS, peserta didik memperoleh berbagai materi penting yang dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Materi pertama disampaikan oleh Ambar Setyowati, SE, yang membahas Wawasan Wiyata Mandala. Dalam pemaparannya, Ambar memperkenalkan profil sekolah, bidang keahlian, program konsentrasi, tata tertib, budaya sekolah, hak dan kewajiban peserta didik, hingga pentingnya membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMK Negeri 1 Pariwisata Biak.
Sementara itu, materi berikutnya dibawakan oleh Parisma Lidya Sihite, S.Pd, mengenai Pengenalan Lingkungan Sekolah. Melalui penyampaian yang komunikatif dan interaktif, peserta didik diajak mengenal berbagai fasilitas sekolah, ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, lingkungan pendukung pembelajaran, serta pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sekolah sebagai bagian dari budaya positif.
Kedua materi dimaksud saling melengkapi dalam membangun kesiapan mental peserta didik baru untuk memasuki dunia pendidikan kejuruan. Tidak hanya mengenal lingkungan fisik sekolah, siswa juga diperkenalkan pada nilai-nilai kebersamaan, kolaborasi, komunikasi, dan refleksi diri sebagai bekal dalam proses pembelajaran.
Menurut Alberto Simopiaref, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik sejak hari pertama mereka berada di sekolah.
Di sisi lain, Alberto juga menyampaikan refleksi mengenai kondisi penerimaan peserta didik baru yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.
Ia mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir jumlah siswa baru di SMK Negeri 1 Pariwisata Biak terus menurun hingga berada di bawah 100 orang setiap angkatan. Kondisi tersebut berbeda dengan tiga hingga empat tahun lalu ketika sekolah masih mampu menerima lebih dari 100 siswa dalam satu tingkat.
Menurutnya, fenomena ini menjadi perhatian bersama.
“Kami berharap anak-anak yang berada di sekitar lingkungan sekolah tidak perlu mencari sekolah yang jauh, tetapi dapat melanjutkan pendidikannya di SMK Negeri 1 Pariwisata Biak. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sekolah ini semakin meningkat,” katanya.
Ia menilai pelaksanaan MPLS Ramah menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan proses pendidikan yang lebih berkualitas, ramah anak, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
Melalui pembelajaran yang mengedepankan kolaborasi, komunikasi, penguatan karakter, serta pengenalan lingkungan sekolah secara menyeluruh, SMK Negeri 1 Pariwisata Biak optimistis mampu membangun citra positif di tengah masyarakat sekaligus menarik kembali minat lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.
Dengan semangat MPLS Ramah, sekolah berharap setiap peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki motivasi untuk belajar, berkembang, dan menjadi lulusan yang berkarakter, kompeten, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Redaksi: Suara Anak Negeri Media Group





