Senin, 06 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Pastor Pius Heljanan MSC: Mujizat Masih Ada bagi Mereka yang Percaya

Oleh: joko

http://suaraanaknegeri.com | Lauran, Kepulauan Tanimbar, Senin, 6 Juli 2026 – Di tengah berbagai pergumulan hidup yang dihadapi banyak keluarga, mulai dari persoalan ekonomi, kesehatan, hingga relasi yang retak, Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk tidak kehilangan harapan. Menurutnya, iman yang teguh dan kerendahan hati menjadi jalan bagi seseorang untuk mengalami kasih serta pertolongan Tuhan.

Renungan itu disampaikan Pastor Pius Heljanan MSC, Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dengan mengacu pada bacaan Injil Matius 9:18–26 yang mengisahkan dua peristiwa besar, yakni seorang kepala rumah ibadat yang memohon agar putrinya dihidupkan kembali serta seorang perempuan yang telah menderita sakit pendarahan selama dua belas tahun.

Baca juga: Bupati Biak Buka Parade Perahu Mansusu dan Wairon di Anggopi : Mengukuhkan Jejak Maritim Leluhur di Panggung Global

Dalam renungannya, Pastor Pius menegaskan bahwa kedua tokoh dalam Injil tersebut memiliki kesamaan, yakni datang kepada Yesus dengan hati yang rendah dan iman yang penuh. “Teguhkanlah hatimu, imanmu telah menyelamatkan dikau.”

Menurut Pastor Pius, kepala rumah ibadat datang menyembah Yesus sambil memohon agar anaknya yang telah meninggal dibangkitkan. Sementara itu, perempuan yang selama dua belas tahun menderita pendarahan hanya menjamah jumbai jubah Yesus dengan keyakinan penuh, dan seketika memperoleh kesembuhan.

“Bagi Yesus, iman yang tulus tidak pernah sia-sia. Ketika melihat iman mereka, Yesus bertindak dan mujizat pun terjadi,” ungkapnya.

Baca juga: Bupati Biak Buka Parade Perahu Mansusu dan Wairon di Anggopi : Mengukuhkan Jejak Maritim Leluhur di Panggung Global

Pastor Pius kemudian mengaitkan pesan Injil tersebut dengan realitas kehidupan umat saat ini. Ia mengakui tidak sedikit orang merasa harapannya telah mati akibat persoalan rumah tangga yang tak kunjung damai, kondisi ekonomi yang tidak menentu, dendam yang berkepanjangan, kegagalan dalam usaha maupun cita-cita, hingga penyakit yang berkepanjangan dan berbagai persoalan hidup yang datang silih berganti.

Dalam situasi seperti itu, Pastor Pius mengingatkan agar umat tidak menyerah ataupun berdiam diri menghadapi persoalan.

“Jangan berdiam diri. Datangi Yesus dengan rendah hati dan penuh iman. Katakan: ‘Tuhan, tolonglah aku.’ Dia akan bangun dan menolongmu.”

Sebagai penutup renungannya, Pastor Pius Heljanan MSC menegaskan bahwa kasih Tuhan tetap bekerja bagi setiap orang yang percaya. “Mujizat masih ada untukmu dan keluargamu.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan kehidupan, iman, kerendahan hati, dan pengharapan kepada Tuhan tetap menjadi sumber kekuatan bagi setiap keluarga untuk bangkit dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Kategori:
Tags:

Terkini