Sabtu, 06 Juni 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

RD Ponsianus Ongirwalu Menabur Kasih

Ketika RD Ponsianus Ongirwalu Berbagi Harapan
http://suaraanaknegeri.com | Suasana syukur dan sukacita memenuhi Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (5/6/2026). Di tengah perayaan Jumat Pertama yang bertepatan dengan Novena Santo Barnabas hari ketiga serta Peringatan Wajib Santo Bonifasius, sebuah momen sederhana menghadirkan kebahagiaan yang begitu mendalam bagi puluhan anak.

Di hadapan altar yang selama ini menjadi tempat mereka melayani, anak-anak misdinar, lektor, pemazmur, anggota Sekami, hingga penghuni Panti Asuhan Alma menerima buku tulis, buku gambar, dan bantuan transportasi sekolah dari Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu.

Bukan besar kecilnya bantuan yang menjadi perhatian, melainkan makna kasih yang menyertainya. Dari wajah-wajah polos itu terpancar kegembiraan yang tulus, seolah perhatian sederhana tersebut menjadi peneguh langkah mereka untuk terus belajar, melayani, dan bertumbuh dalam iman.
Senyum dari Panti Asuhan Alma
Bagi anak-anak Panti Asuhan Alma, bantuan yang diterima bukan sekadar perlengkapan sekolah. Lebih dari itu, bantuan tersebut menghadirkan rasa tenang dan harapan baru.

Baca juga: Pdt. Roy Daniel Sitepu Dorong Generasi Tanimbar Menjadi Pribadi Berdampak

“Kami merasa sangat disayangi hari ini. Buku tulis dan buku gambar baru ini membuat kami tidak sabar untuk masuk sekolah dan belajar lebih rajin. Lebih dari itu, bantuan uang transportasi dari Pastor sangat berarti, kami tidak perlu cemas lagi memikirkan bagaimana cara pergi ke sekolah minggu depan. Terima kasih Pastor, terima kasih umat HKY Olilit Barat. Tuhan Yesus membalas semua kebaikan ini,” ungkap mereka penuh haru.

Pelayanan yang Berbuah Syukur
Bagi para misdinar, hadiah yang diterima menjadi pengingat bahwa setiap pelayanan kecil di altar tidak pernah luput dari perhatian Tuhan.

“Setiap kali bertugas di altar, saya melakukannya karena cinta pada Tuhan Yesus. Hari ini, saat Pastor memberikan buku tulis ini, saya sadar bahwa Tuhan selalu memperhatikan hal-hal kecil yang kami lakukan. Buku ini akan saya pakai untuk mencatat pelajaran sekolah dengan rapi,” tutur seorang misdinar.

Baca juga: Patroli Presisi Polres Tanimbar Cegah Begal dan Premanisme

Sementara rekannya yang menerima buku gambar mengungkapkan kebahagiaan dengan cara yang sederhana namun menyentuh.

“Saya dapat buku gambar. Saya suka sekali menggambar. Nanti, gambar pertama yang ingin saya buat di buku ini adalah gambar altar gereja kita, sebagai tanda terima kasih saya karena sudah boleh menjadi pelayan altar-Nya.”

Sabda yang Tertulis di Hati
Kebahagiaan serupa juga dirasakan para lektor dan pemazmur yang selama ini setia melayani dalam liturgi gereja. “Membacakan Sabda Tuhan di mimbar selalu membuat mendebarkan sekaligus bahagia. Menerima hadiah dari Pastor hari ini membuat saya berefleksi bahwa Sabda Tuhan yang saya bacakan harus benar-benar tertulis di hati saya, sama seperti buku tulis baru yang masih bersih ini. Saya ingin terus mengukir prestasi dan kebaikan di dalamnya,” ujar seorang lektor.

Seorang pemazmur pun memaknai hadiah tersebut sebagai bentuk kasih Tuhan yang hadir melalui tangan seorang gembala.
“Menyanyikan mazmur tanggapan adalah cara saya memuji keagungan Tuhan. Hadiah kecil ini rasanya seperti bonus pelukan dari Tuhan Yesus melalui Pastor Paroki. Ini membakar semangat saya untuk terus mengasah suara demi kemuliaan nama-Nya.”

Menumbuhkan Semangat Anak Misioner
Kegembiraan juga tampak dari anak-anak Sekami yang selama ini dibina untuk hidup dalam semangat Doa, Derma, Kurban, dan Kesaksian atau yang dikenal dengan 2D2K.
“Kami anak-anak Sekami sangat senang. Kami selalu diajarkan untuk menjadi 2D2K. Hari ini, kami yang menerima kerelaan hati dan derma dari Pastor. Hadiah ini membuat kami makin semangat untuk setia datang misa hari Minggu dan Jumat Pertama. Kami mau jadi anak misioner yang hebat.”

Wejangan Seorang Gembala
Sebelum berkat penutup dan pembagian hadiah, RD Ponsianus Ongirwalu menyampaikan pesan yang menyejukkan hati seluruh anak-anak yang hadir. “Anak-anakku yang terkasih, para Misdinar, Lektor, Pemazmur, anak-anak Sekami, dan malaikat-malaikat kecil dari Panti Asuhan Alma. Hadiah buku tulis, buku gambar, dan sedikit uang transportasi ini nilainya mungkin tidak seberapa, jangan dilihat dari harganya. Ini adalah tanda cinta kasih Gereja atas kesetiaan dan ketulusan kalian yang selalu hadir menyemarakkan rumah Tuhan.”

Mengambil teladan Santo Bonifasius yang diperingati pada hari itu, ia mengajak anak-anak untuk terus berani dan setia dalam menjalani kehidupan. “Berani dan setia sampai akhir. Gunakan buku tulis ini untuk mengukir ilmu pengetahuan, dan gunakan buku gambar ini untuk mewarnai masa depan kalian dengan cita-cita yang tinggi. Tetaplah menjadi anak-anak yang rendah hati, rajin berdoa, dan jangan pernah lelah melayani Tuhan di altar-Nya yang kudus. Kalian adalah masa depan Gereja Olilit Barat.”

Di tengah dunia yang terus berubah, perhatian sederhana dari seorang pastor kepada anak-anaknya menjadi pengingat bahwa kasih selalu menemukan jalannya.

Dari Gereja Hati Kudus Yesus Olilit Barat, harapan itu kembali ditanamkan, bahwa generasi masa depan dibentuk bukan hanya melalui pendidikan, tetapi juga melalui sentuhan kasih, keteladanan, dan perhatian yang tulus.(jk)

Kategori:
Tags:

Terkini