PEKANBARU, SUARA ANAK NEGERI – Malam puncak bertabur bintang Grand Final Putera Puteri Kebudayaan Riau berlangsung penuh pesona dan kehangatan nuansa budaya di Anjungan Seni Idrus Tintin, Kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, pada Kamis, 11 Juni 2026. Momen spesial ini menjadi saksi kebanggaan bagi perwakilan Pekanbaru 1, saat nama Muhammad Defri Andika, atau akrab disapa Defri/Dika, tampil memukau. Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN Suska Riau ini berhasil menembus jajaran Top 8 sekaligus meraih gelar spesial Putera Kebudayaan Photogenic Riau 2026.
Menanggapi pencapaian tersebut, Defri menyampaikan perasaan tulusnya.
“Walaupun saya gagal menjadi seorang winner, akan tetapi saya sangat bersyukur dengan pencapaian yang saya dapatkan yakni Putera Kebudayaan Photogenic Riau 2026. Memang ada sedikit rasa kecewa dengan hasil yang saya dapatkan, akan tetapi kekecewaan itu akan menjadi motivasi yang besar bagi saya untuk menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya dengan kerendahan hati.
Ia menegaskan makna besar di balik gelar yang disandangnya
“Gelar ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Menjadi Putera Kebudayaan Photogenic Riau adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus membawa nilai-nilai budaya ke tengah generasi muda. Saya sendiri belum puas dengan hasil yang saya dapatkan, oleh karena itu saya akan terus maju untuk lebih berkembang dan lebih baik lagi,”Ungkapnya.
Pencapaian ini juga menjadi sumber inspirasi bagi dirinya sendiri
“Gelar ini menginspirasi saya untuk terus berkembang, jangan cepat puas, dan selalu membawa nama budaya Riau dengan bangga,” Tuturnya.
Melalui amanah yang dipercayakan, Defri memiliki harapan tulus
“Semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan baik, saya juga berharap saya dapat berkembang untuk lebih baik lagi ke depannya,” Ungkapnya.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukungnya
“Tentunya yang pertama saya sangat berterima kasih kepada Allah SWT atas segala rahmat, kesehatan, dan kesempatan sehingga saya bisa tampil di panggung megah ini. Kemudian saya juga berterima kasih kepada kedua orang tua saya dan juga keluarga saya, para panitia PPKIR yang telah banyak membantu kami, coach saya yang telah mengajarkan saya banyak hal yakni Bang Shandy Tangining, teman-teman saya, teman-teman dari prodi Manajemen Dakwah, teman-teman dari Putera Puteri Kebudayaan Pekanbaru, warga Pekanbaru, dan semua supporter yang telah mendukung saya. Saya ucapkan maaf dan terima kasih untuk semuanya,” Pungkasnya
Baca juga: Kedaulatan Keret Menjadi Dasar Sah Pelepasan Hak Ulayat untuk Pembangunan Bandar Antariksa Biak
Perjalanan Muhammad Defri Andika mengajarkan bahwa setiap hasil adalah langkah berharga menuju kemajuan. Semoga ia dapat mengemban amanah sebagai Putera Kebudayaan Photogenic Riau dengan penuh tanggung jawab, terus mencintai dan menyebarluaskan kekayaan budaya daerah, serta mencapai prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.
(Laporan : Paulus Laratmase)





