Senin, 01 Juni 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Terjadi Dugaan Ledakan di Kompleks Perikanan Biak, Polres Biak Numfor Sterilisasi TKP dan Identifikasi Korban

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H

Laporan: Yohanis Rumaropen

BIAK NUMFOR – PAPUA | SUARA ANAK NEGERI, 31 Mei 2026 — Sebuah insiden dugaan ledakan terjadi di wilayah Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, pada Minggu (31/5/2026) siang. Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat dan memicu respons cepat dari jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Biak Numfor untuk mengamankan lokasi serta melakukan identifikasi awal.

Baca juga: Revitalisasi Kolam Pancing “Rajawali Laut Tangguh”: Wing Udara 3 Puspenerbal Buka Akses Rekreasi 24 Jam untuk Masyarakat Biak

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kasat Reskrim, Ipda Daniel Z. Rumpaidus, S.H., M.H., memberikan keterangan pers terkait perkembangan situasi terkini. Langkah ini diambil untuk memberikan klarifikasi faktual guna mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat (hoax) serta menenangkan kondisi psikologis masyarakat Biak Numfor.

Kronologi dan Respons Cepat Aparat

Baca juga: Advokasi Hukum Sengketa Tanah Binpewer: Masyarakat Adat Serahkan Laporan Komprehensif ke DPRP, Desak Pembentukan Pansus Usut Dugaan Pelanggaran HAM Terkait Markas Batalyon TP 858

Berdasarkan laporan awal, insiden terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Pihak kepolisian menerima laporan adanya suara ledakan keras yang terdengar hingga ke area sekitarnya. Merespons laporan tersebut, personel Polres Biak Numfor segera bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami mendapat laporan dan juga mendengar adanya suara ledakan, sehingga kami langsung menuju ke TKP. Setibanya di lokasi, kami mengonfirmasi bahwa memang telah terjadi sebuah ledakan,” ujar AKBP Ari Trestiawan dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Dampak Material dan Identifikasi Korban

Hasil identifikasi awal di lapangan menunjukkan adanya kerusakan material pada beberapa bangunan rumah warga di sekitar titik ledakan. Selain itu, pihak kepolisian juga melaporkan adanya korban jiwa akibat insiden tersebut. Namun, data rinci mengenai jumlah korban dan tingkat keparahan cedera masih dalam tahap verifikasi mendalam oleh tim medis dan forensik kepolisian.

AKBP Trestiawan menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan belum dapat disimpulkan saat ini. Tim Investigasi Khusus (Inafis) dan unit teknis lainnya sedang melakukan proses Treatment Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) secara menyeluruh.

“Kami masih melakukan identifikasi bersama dengan seluruh aparat. Ada beberapa rumah yang kondisinya rusak dan kami juga mengidentifikasi beberapa korban. Tentunya kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya, nanti akan kami laporkan lebih lengkap setelah hasil laboratorium dan penyelidikan keluar,” jelasnya.

Imbauan Keamanan dan Sterilisasi Area

Mengingat potensi bahaya sisa-sisa materi ledakan atau struktur bangunan yang tidak stabil, Polres Biak Numfor mengeluarkan himbauan ketat kepada masyarakat. Warga diminta untuk tidak mendekati area TKP demi keselamatan diri dan kelancaran proses penyidikan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat sekitar wilayah ataupun area tersebut agar tidak mendekati lokasi terlebih dahulu. Kami masih melakukan proses TPTKP dan sterilisasi setelah pengamanan TKP,” tegas AKBP Trestiawan.

Proses sterilisasi bertujuan untuk memastikan area tersebut aman dari ancaman sekunder sebelum dibuka kembali untuk aktivitas normal. Polres Biak Numfor juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan kooperatif dengan tidak menyebar spekulasi yang belum terverifikasi.

Langkah Lanjutan Penyidikan

Polres Biak Numfor berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar permasalahannya. Penyelidikan akan difokuskan pada tiga aspek utama: sumber bahan peledak (jika terbukti merupakan aksi kriminal), kelalaian teknis (jika terkait instalasi gas atau listrik), atau faktor lain yang mungkin menjadi pemicu.

Masyarakat diharapkan untuk memberikan ruang bagi aparat untuk bekerja dan siap memberikan kesaksian jika diperlukan dalam proses penyelidikan. Informasi resmi selanjutnya akan disampaikan melalui saluran komunikasi resmi Polres Biak Numfor setelah hasil investigasi final diperoleh.

Editor: Paulus Laratmase

Kategori:
Tags:

Terkini