Sabtu, 18 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat, Dorong Birokrat ATR/BPN Adaptif dan Profesional

Oleh: joko

Sumber: tomy

http://suaraanaknegeri.com | Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026 – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, melantik 78 pegawai dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Struktural di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Kolaborasi TNI-Polri Jaga Investasi Strategis Nasional di Tanimbar

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari agenda reformasi sumber daya manusia (SDM) untuk membentuk birokrasi yang profesional, adaptif, dan memiliki pengalaman lintas penugasan.

Ke-78 pejabat yang dilantik terdiri atas delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 70 Pejabat Administrator. Dalam arahannya, Wamen Ossy menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi sekaligus pembentukan birokrat yang memiliki wawasan lebih luas terhadap persoalan publik.

Tiga Pendekatan Pengembangan SDM
Ossy menjelaskan, reformasi SDM di lingkungan Kementerian ATR/BPN dijalankan melalui tiga pendekatan utama, yakni tour of duty atau rotasi jabatan, tour of area atau rotasi wilayah penugasan, serta tour of time atau pembatasan masa jabatan.

Baca juga: HUT ke-108 Kabupaten Biak Numfor: Menguatkan Sinergi Pemerintahan Berintegritas dan Peran Strategis DAS Kankain Kakara Byak Supri Manggun

Menurutnya, penerapan ketiga pendekatan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan pergantian posisi, tetapi menjadi instrumen untuk memperkaya pengalaman dan meningkatkan kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Rotasi dan promosi jabatan secara berkala tidak hanya menjamin profesionalisme berbasis sistem, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi dan karier ASN. Hal ini penting untuk membentuk profil birokrat yang adaptif, kaya pengalaman lapangan, dan mampu melihat persoalan publik dari sudut pandang yang lebih holistik,” ujar Wamen Ossy.

Ia menilai, dinamika birokrasi dan tuntutan masyarakat yang terus berkembang mengharuskan setiap pejabat mampu beradaptasi dengan perubahan. Karena itu, aparatur dituntut untuk tidak berhenti meningkatkan kompetensi serta menjaga kualitas kinerja dalam setiap penugasan.

Tantangan Birokrasi Semakin Dinamis
Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Ossy mengingatkan bahwa perubahan yang berlangsung cepat membutuhkan pola kerja yang lebih responsif. Birokrasi tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan konvensional dalam menghadapi persoalan publik yang semakin kompleks.

“Perubahan yang berlangsung cepat tidak dapat direspons dengan cara kerja yang biasa, melainkan membutuhkan semangat baru, kompetensi yang terus berkembang, serta kemampuan mengambil keputusan secara profesional,” tegas Wamen Ossy.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi harus berjalan seiring dengan profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan. Para pejabat dituntut mampu mengambil keputusan secara tepat dengan tetap berpedoman pada aturan dan kepentingan pelayanan kepada masyarakat.

Integritas Menjadi Fondasi Aparatur
Selain kompetensi, Wamen ATR/Waka BPN juga menekankan pentingnya integritas bagi setiap pejabat publik. Integritas, dedikasi, dan kejujuran harus menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas serta proses pengambilan keputusan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Pesan tersebut dinilai penting karena posisi strategis dalam birokrasi tidak hanya menuntut kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga tanggung jawab moral dalam menjaga kepercayaan publik.

“Pergunakan kompetensi, semangat, profesionalisme, dan energi baru yang Saudara miliki untuk membawa organisasi ini melangkah lebih jauh serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat,” pesan Wamen ATR/Waka BPN.

Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah
Dalam rangkaian prosesi pelantikan, Muhamad Irdian, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Barat, mewakili pejabat terlantik lainnya untuk membacakan pakta integritas.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan. Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan, Awaluddin, serta Kepala Biro Hukum, Ahmad Suhaimi, bertindak sebagai saksi.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Melalui rotasi dan promosi yang dilakukan secara berkala, Kementerian ATR/BPN menempatkan pengembangan kapasitas aparatur sebagai bagian penting dalam membangun birokrasi yang adaptif terhadap perubahan.

Langkah tersebut sekaligus diharapkan memperkuat profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik di bidang agraria dan pertanahan.

Kategori:
Tags:

Terkini