Sabtu, 13 Juni 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Nusron: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Bangsa

http://suaraanaknegeri.com | Sukabumi – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak para santri untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Nusron saat menghadiri Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa santri memiliki peluang besar untuk berkiprah di berbagai bidang, mulai dari ulama, teknokrat hingga pemimpin bangsa.
“Santri harus siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Ada yang menjadi ulama, ada yang menjadi teknokrat, dan ada yang menjadi pemimpin bangsa. Semua harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Nusron.

Baca juga: Pastor Pius Heljanan MSC Serukan Persatuan dalam Ekaristi

Di hadapan ratusan santri, Nusron menekankan pentingnya memiliki visi serta kesiapan untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya, santri tidak hanya bertugas melanjutkan estafet kepemimpinan, tetapi juga harus mampu menjadi pelaku utama perubahan di masa depan.

Ia menjelaskan bahwa kemajuan masyarakat dan kesejahteraan umat membutuhkan sinergi antara ilmu keagamaan, kemampuan teknokratis, serta kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan. Karena itu, pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang mampu berkontribusi pada ketiga bidang tersebut.

Baca juga: RD. Domincs Baldawins Masriat: Menjadi Roti yang Terpecah bagi Sesama

Selain itu, Nusron juga mendorong para santri untuk meningkatkan literasi politik agar mampu memahami kebijakan publik dan ikut menentukan arah pembangunan bangsa. “Santri tidak boleh apatis terhadap politik. Santri harus memahami kebijakan publik dan kehidupan berbangsa agar mampu ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA, K.H. E.S. Mubarok. Penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian hukum terhadap aset lembaga pendidikan keagamaan.

Dengan adanya sertipikat wakaf tersebut, pemerintah berharap aset pesantren dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara Milad ke-26 YASPIDA turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi. Momentum tersebut menjadi ajang penguatan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya membentuk karakter keagamaan, tetapi juga menyiapkan generasi yang siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.(rls: kantahtanimbar/jk)

Kategori:
Tags:

Terkini