SUARA ANAK NEGERI
PADANG, 8 Agustus 2026 — Perhelatan Rapat Koordinasi (Rakor) Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI bersama Dinas Perpustakaan se-Provinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan di Auditorium Gubernur Sumbar berlangsung penuh dinamika dan antusiasme tinggi. Forum strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Perpusnas RI, Prof. H. Endang Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., yang memberikan pengarahan mendalam terkait urgensi penguatan budaya baca guna mencetak sumber daya manusia unggul di Ranah Minang.
Rakor ini menjadi momentum konsolidasi penting yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan. Selain dihadiri para Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Sumbar, agenda ini turut merangkul komunitas literasi, pegiat lapangan, hingga jajaran elemen Relima. Kolaborasi lintas sektor ini dibangun untuk merealisasikan satu prioritas bersama: mendorong pemerataan tingkat literasi hingga ke pelosok Sumatera Barat.

Dalam pemaparannya, forum membeberkan gambaran indikator capaian literasi daerah, meliputi Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), tingkat kunjungan perpustakaan, hingga Tingkat Kegemaran Membaca (TKM). Saat ini, Provinsi Sumatera Barat berhasil mencatatkan capaian positif dengan menembus posisi 10 besar nasional pada kategori tingkat kegemaran membaca.
Diskusi berlanjut semakin interaktif pada sesi tanya jawab yang dipandu oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Jumaidi, S.Pd., M.Pd., selaku moderator. Ruang dialog ini dimanfaatkan secara optimal oleh para penggerak literasi untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan nyata di lapangan.
Baca juga: SMAN 2 MANOKWARI KERJA BAKTI DI PASAR WOSI DALAM RANGKA HUT KE 38
Kehadiran gerakan akar rumput turut memperkuat esensi Rakor. Ketua Komunitas Penyala Literasi Semesta Sumbar, Eka Teresia, S.Pd., M.M., hadir mendampingi 10 pengurus inti. Ia mengapresiasi langkah nyata Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar yang konsisten merangkul komunitas. Bagi organisasi yang telah bergerak lebih dari dua tahun ini, kesempatan tersebut menjadi panggung strategis dalam menyalurkan ide-ide segar demi memajukan daerah.
“Saya sangat bersyukur Penyala Literasi Semesta Sumbar dapat terlibat aktif. Jika sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas akar rumput terus diperkuat, saya optimistis Sumatera Barat mampu menembus peringkat 3 besar nasional dalam bidang literasi,” ujar Eka mantap.
Melalui komitmen bersama yang terbangun dalam Rakor ini, perpustakaan diharapkan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, melainkan bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif, adaptif, serta membawa dampak nyata bagi kemajuan Sumatera Barat.
Laporan:Ita Desnatalia M.Pd





