Sabtu, 18 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Guru SMAN 1 Biak Lolos Seleksi Substansi Calon Kepala Sekolah, Srikandi Dwi Poncowati: “Tidak Ada yang Mustahil Bagi Allah”

Laporan Paulus Laratmase

Biak Numfor, Suaraanaknegeri.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kabupaten Biak Numfor. Guru SMAN 1 Biak, Srikandi Dwi Poncowati, S.Pd., M.M., berhasil dinyatakan lulus Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor melalui pendanaan APBD Kabupaten Biak Numfor.

Baca juga: EDIA SOSIAL SELAIN SEBAGAI RUANG BERBAGI DAN CERMIN KARAKTER

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa guru-guru di Kabupaten Biak Numfor terus berupaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Program Bakal Calon Kepala Sekolah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menyiapkan calon pemimpin sekolah yang memiliki kompetensi dalam kepemimpinan pembelajaran, manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, serta penguatan karakter sesuai arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sebelum mengikuti pelatihan, seluruh peserta diwajibkan melewati tahapan seleksi administrasi melalui laman Ruang GTK Kemendikdasmen. Dari sekitar 600 guru di Kabupaten Biak Numfor yang memperoleh kesempatan mendaftar melalui akun guru.kemendikdasmen.go.id, hanya sekitar seratus guru yang mengajukan diri sebagai peserta seleksi.

Baca juga: MPLS Ramah SMK Negeri 1 Pariwisata Biak 2026 Bangun Semangat Belajar, Wakasek Kurikulum Ajak Masyarakat Percayakan Pendidikan Anak di Sekolah Sendiri

Pada tahap administrasi, peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain hasil Penilaian Kinerja dua tahun terakhir, pengalaman manajerial, surat bebas hukuman disiplin, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta Pakta Integritas.

Berdasarkan Berita Acara Hasil Seleksi Administrasi Tahun 2026, sebanyak 68 peserta dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan berhak mengikuti Tes Substansi.

Tes Substansi kemudian dilaksanakan pada 13 Juli 2026 di SMK TIK Yapis Biak. Dalam tes tersebut peserta diuji kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, manajemen sekolah, penyelesaian masalah, serta pemahaman terhadap kebijakan pendidikan nasional.

Dari hasil pengumuman yang diterbitkan panitia, tidak seluruh peserta berhasil melewati tahapan tersebut. Hanya peserta yang memenuhi standar kompetensi yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya.

Salah satu peserta yang berhasil melewati seleksi tersebut adalah Srikandi Dwi Poncowati, S.Pd., M.M., guru SMAN 1 Biak.

Saat ditemui wartawan Suaraanaknegeri.com, Srikandi mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan perpaduan antara doa, kerja keras, dan kasih karunia Tuhan.

“Saya percaya bahwa keberhasilan ini adalah anugerah dari Allah SWT. Tidak ada perjuangan yang sia-sia ketika disertai doa, kerja keras, dan keyakinan kepada-Nya. Jangan pernah menyerah untuk menggapai mimpi walaupun pada awalnya banyak yang mengatakan itu tidak mungkin. Saya yakin dan percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Tugas kita hanyalah terus berusaha, terus belajar, dan memberikan yang terbaik,” ungkap Srikandi dengan penuh rasa syukur.

Lebih lanjut, Srikandi mengatakan bahwa proses seleksi yang dijalaninya memberikan banyak pelajaran berharga, khususnya mengenai pentingnya kesiapan seorang guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu membawa perubahan positif di sekolah.

“Seleksi ini bukan sekadar mengejar jabatan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu melayani, menginspirasi guru, serta menghadirkan sekolah yang semakin berkualitas dan berpihak kepada peserta didik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga, rekan-rekan guru, Kepala SMAN 1 Biak, serta semua pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan motivasi selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pimpinan sekolah, rekan-rekan guru, sahabat, dan semua pihak yang terus memberikan semangat. Dukungan mereka menjadi energi yang luar biasa bagi saya untuk terus berjuang,” katanya.

Sebagai pendidik yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun di SMAN 1 Biak, Srikandi berharap keberhasilannya dapat menjadi motivasi bagi para guru lainnya agar tidak pernah berhenti meningkatkan kompetensi, baik sebagai pendidik maupun sebagai calon pemimpin pendidikan.

“Semoga semakin banyak guru di Biak Numfor yang berani mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi. Pendidikan akan maju apabila guru-gurunya terus belajar dan terus bertumbuh,” tambahnya.

Dengan dinyatakan lulus Tes Substansi, Srikandi kini akan mengikuti tahapan pelatihan dan proses lanjutan sebelum nantinya ditetapkan sebagai Kepala Sekolah sesuai mekanisme yang berlaku.

Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 1 Biak, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pendidik di Kabupaten Biak Numfor bahwa dedikasi, integritas, serta semangat belajar sepanjang hayat akan selalu membuka jalan menuju pengabdian yang lebih luas bagi kemajuan pendidikan di Tanah Papua.

 

Kategori:
Tags:

Terkini