Saumlaki Bahas Penguatan MCU untuk Dukung Investasi dan Layanan Kesehatan
http://suaraanaknegeri.com | Saumlaki -Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah melalui penguatan standar Medical Check Up (MCU) yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia kerja dan investasi.
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, menerima kunjungan Komisaris Manajemen PT Bangkit Prestasi Insani (BPI), Franky Noya, dalam pertemuan yang turut melibatkan RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki dan Klinik Utama St. Rafael, Jumat, 29 Mei 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung di Saumlaki dan membahas kesiapan fasilitas kesehatan daerah dalam menghadapi kebutuhan MCU bagi tenaga kerja, termasuk standar layanan, sarana prasarana, serta penyesuaian regulasi pendukung.
Baca juga: ATR/BPN Hadiri RDP Pembahasan Tanah PSN Blok Masela
Dorongan Penguatan MCU dan Pencegahan Capital Flight
Dalam diskusi tersebut, pihak PT BPI menekankan pentingnya menghadirkan layanan MCU di Tanimbar agar aktivitas ekonomi tidak sepenuhnya mengalir ke luar daerah.
Komisaris PT BPI, Franky Noya, menyampaikan bahwa keberadaan layanan kesehatan yang memadai di daerah dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal. “Saya punya hati tulus untuk membangun Tanimbar supaya tidak terjadi capital flight. Uang yang ada di daerah jangan keluar,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan ada sejumlah investor yang masuk ke Tanimbar dan membutuhkan kesiapan layanan MCU di fasilitas kesehatan setempat. “Nanti bulan Juni minggu kedua ada beberapa investor yang masuk ke Tanimbar. Mereka juga akan mengunjungi rumah sakit dan klinik,” katanya.
Baca juga: Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Ponpes Darunnajah
Wabup Tanimbar Tekankan Standar Layanan dan Regulasi
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, menegaskan bahwa pengembangan layanan MCU harus mengikuti standar pelayanan kesehatan yang berlaku di Maluku, termasuk penyesuaian tarif dan kelengkapan fasilitas.
Ia menekankan bahwa rumah sakit dan klinik memiliki peran saling melengkapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Klinik dan rumah sakit selama ini saling menopang. Silakan dilihat kelengkapannya seperti apa, termasuk standar harga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah tetap terbuka terhadap kerja sama yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan selama tetap sesuai regulasi.
RSUD dan Klinik Siap Tingkatkan Layanan MCU
Dari sisi layanan kesehatan, RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki dan Klinik Utama St. Rafael menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan layanan MCU sesuai kebutuhan industri.
Direktur RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki, dr. Felisitas Rante, Sp.Rad, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memenuhi standar yang dibutuhkan dalam pelaksanaan MCU. “Kami berusaha memenuhi standar-standar yang diperlukan dalam medical check up dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melengkapi kekurangan,” ujarnya.
Sementara itu, Klinik Utama St. Rafael juga disebut telah menjadi bagian penting dalam sistem layanan kesehatan daerah yang mendukung kebutuhan pemeriksaan kesehatan dasar maupun penunjang.
Sinergi Pemerintah dan Swasta untuk Ekosistem MCU Daerah
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan ekosistem layanan MCU di Kepulauan Tanimbar yang melibatkan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan sektor swasta.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan layanan kesehatan tidak hanya berfungsi sebagai pelayanan publik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah dan pendukung investasi berkelanjutan di Kepulauan Tanimbar.





