Laporan Paulus Laratmase
–
BIAK NUMFOR, SUARA ANAK NEGERI NEWS – Dewan Adat Papua bersama Dewan Adat Suku Byak, keluarga besar, masyarakat adat, serta para undangan akan melaksanakan rangkaian ibadah pemakaman dan prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum Mananwir Beba Yan Pieter Yarangga, Ketua Pimpinan Kolektif Dewan Adat Papua, pada Kamis, 5 November 2026, di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
Informasi mengenai pelaksanaan prosesi pemakaman disampaikan Wakil Ketua I Dewan Adat Biak Numfor, Demianus Wakman, S.H.,MH. Rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan keluarga dan kelembagaan adat terhadap almarhum yang memiliki kedudukan dalam struktur Dewan Adat Papua serta perjalanan perjuangan bagi masyarakat adat Papua.
Berdasarkan jadwal kegiatan yang telah disiapkan, prosesi diawali dengan ibadah pemakaman pada pukul 12.00–13.00 WIT di rumah duka, Kompleks Goa Jepang, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor. Ibadah akan dilayani oleh Pdt. Hagar Maryen, S.Th.
Setelah ibadah, keluarga akan melaksanakan prosesi ritual adat Byak sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyerahan jenazah almarhum kepada pimpinan dan staf Dewan Adat Suku Byak. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menggunakan iring-iringan kendaraan menuju Kantor atau Aidoram Dewan Adat Suku Byak di Jalan Majapahit, Kota Biak, dengan jarak perjalanan kurang lebih tiga kilometer.
Pada pukul 14.00–14.30 WIT, dilaksanakan prosesi ritual adat Byak untuk penyerahan jenazah oleh pimpinan dan staf Dewan Adat Suku Byak kepada Pimpinan Dewan Adat Papua. Prosesi ini menjadi bagian penting dari penghormatan kelembagaan sekaligus pengakuan terhadap kedudukan almarhum dalam struktur kelembagaan adat Papua.
Rangkaian berikutnya berlangsung pukul 14.30–15.00 WIT, yakni upacara penghormatan kelembagaan Dewan Adat Papua melalui penyelenggaraan Rapat Pleno Istimewa. Agenda ini menjadi bentuk penghormatan terakhir, pengakuan atas jasa dan pengabdian almarhum, serta penghargaan terhadap perjalanan perjuangannya bagi masyarakat adat Papua.
Usai penghormatan kelembagaan, pada pukul 15.00–15.30 WIT, jenazah akan diantarkan menuju tempat pemakaman di halaman rumah almarhum, Kompleks Goa Jepang, Distrik Samofa. Iring-iringan akan melibatkan keluarga, pimpinan dan staf Dewan Adat Papua, pimpinan Dewan Adat Suku Byak, para undangan, serta masyarakat adat.
Puncak seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan mulai pukul 15.30 WIT hingga selesai melalui prosesi pemakaman. Kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan terakhir dari keluarga, pimpinan Dewan Adat Papua, masyarakat adat, dan seluruh pelayat yang hadir.
Prosesi pemakaman ini tidak hanya menjadi momentum perpisahan keluarga dengan orang terkasih, tetapi juga mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai adat, ikatan kekeluargaan, solidaritas, serta keberlanjutan kelembagaan masyarakat adat Papua.
Melalui rangkaian ibadah, ritual adat Byak, penyerahan jenazah, hingga Rapat Pleno Istimewa Dewan Adat Papua, penghormatan terhadap almarhum ditempatkan dalam dimensi kekeluargaan, kebudayaan, dan kelembagaan adat.
Biak Numfor menjadi tempat berlangsungnya penghormatan terakhir bagi Mananwir Beba Yan Pieter Yarangga. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung tertib dan khidmat, dengan melibatkan keluarga serta seluruh unsur masyarakat adat yang hadir untuk mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.



