Rabu, 19 Agustus 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Penutupan PKKMB UNCRI 2026/2027 Berpadu dengan Dies Natalis ke-24

Laporan: Media Center UNCRI

MANOKWARI, SUARA ANAK NEGERI — Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Kali Rante, tepat di depan Kediaman Gubernur Papua Barat, tersebut dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-24 UNCRI serta perayaan ulang tahun ke-61 Rektor UNCRI, Prof. Dr. Roberth Kurniawan Ruslak Hammar, S.H., M.Hum., M.M., CLA.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, Sp.B., FINACS, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam momentum kebersamaan tersebut sekaligus memperkuat hubungan dan sinergi antara perguruan tinggi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Baca juga: Kadis Kebudayaan Sumbar Dukung PIL-Fest 2026: Sinergi PLS dan Sipp Publishing Siap Buka Ruang Kreativitas Generasi Muda

Pemilihan Pantai Kali Rante memberikan warna tersendiri bagi penutupan PKKMB. Di tengah hamparan laut dan pepohonan yang rindang, sivitas akademika bersama mahasiswa baru merayakan berakhirnya rangkaian PKKMB sekaligus merefleksikan perjalanan 24 tahun UNCRI.

Suasana alam tersebut juga memiliki keterkaitan kuat dengan arah pengembangan UNCRI, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi yang memiliki tiga program studi, yakni Ilmu Lingkungan, Rekayasa Kehutanan, dan Sains Kelautan. Alam tidak hanya menjadi latar kegiatan, tetapi menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan harus hadir untuk memahami, menjaga dan mengelola kekayaan lingkungan Papua secara bertanggung jawab.

Baca juga: MENGOREKSI ADAB KEMANUSIAAN KITA

PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 diikuti 280 mahasiswa baru dari berbagai fakultas, sebagaimana dilaporkan Ketua Panitia, Dr. Hendra Balubun, S.Kep., S.H., M.H. Selama rangkaian kegiatan, mahasiswa diperkenalkan dengan kehidupan akademik, nilai dan karakter UNCRI, lingkungan kampus, serta berbagai peluang pengembangan diri agar mampu menjadi mahasiswa yang berprestasi sekaligus memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa.

Rektor Tekankan Budaya Mutu dan Gerak Bersama

Di tengah momentum Dies Natalis ke-24, Rektor UNCRI menegaskan sejumlah agenda penting yang perlu menjadi perhatian bersama seluruh sivitas akademika. Perayaan usia universitas tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat fondasi kelembagaan dan menatap masa depan UNCRI.

Lima agenda utama yang ditekankan adalah membangun budaya mutu yang konsisten; memperkuat tata kelola dan kualitas data; meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi; memperkuat prestasi mahasiswa dan dosen sekaligus meningkatkan reputasi kampus; serta menggerakkan seluruh unsur UNCRI dalam satu arah.

Budaya mutu, menurut semangat yang dibangun dalam momentum tersebut, tidak boleh hanya menjadi dokumen atau kebutuhan ketika menghadapi akreditasi. Mutu harus menjadi kebiasaan dalam setiap pekerjaan, pelayanan, proses pembelajaran dan pengambilan keputusan.

Pada saat yang sama, tata kelola dan kualitas data harus terus diperkuat melalui sistem yang tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Data akademik maupun kelembagaan menjadi fondasi penting dalam perencanaan, evaluasi dan pengembangan universitas.

Kualitas Tridharma Perguruan Tinggi juga harus terus ditingkatkan agar pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat tidak sekadar dilaksanakan sebagai kewajiban institusional, tetapi benar-benar menghasilkan pengetahuan, karya dan kontribusi yang berdampak.

UNCRI juga didorong untuk memperkuat prestasi mahasiswa dan dosen melalui capaian akademik maupun nonakademik, produktivitas dosen, penelitian, publikasi serta berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Seluruh capaian tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan reputasi universitas.

Yang tidak kalah penting, seluruh unsur UNCRI—fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan unit kerja—harus bergerak dalam satu arah. Perbedaan tugas dan fungsi bukan alasan untuk berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi kekuatan yang saling melengkapi.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kemajuan UNCRI bukan tanggung jawab satu pihak. Kemajuan universitas merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Karena itu, budaya kolaboratif, komunikasi, kedisiplinan, integritas dan komitmen terhadap mutu harus menjadi fondasi dalam setiap langkah pengembangan kampus.

Dari PKKMB Menuju Perjalanan Akademik

Bagi mahasiswa baru, penutupan PKKMB bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan akademik yang sesungguhnya. Mereka kini menjadi bagian dari keluarga besar UNCRI dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater melalui prestasi, karakter dan kontribusi.

Sementara bagi sivitas akademika, Dies Natalis ke-24 menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus meneguhkan kembali arah perjalanan universitas. Dua puluh empat tahun perjalanan UNCRI harus menjadi modal untuk melangkah lebih kuat dengan tata kelola yang semakin baik, budaya mutu yang semakin kokoh dan Tridharma yang semakin berkualitas.

Kehadiran unsur Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam momentum tersebut juga memperlihatkan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. UNCRI diharapkan terus mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Papua Barat dan Indonesia.

Perayaan di Pantai Kali Rante pun menjadi simbol yang kuat. Di satu sisi, sivitas akademika menikmati keindahan alam Papua; di sisi lain, mereka diingatkan bahwa keberadaan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan, masyarakat dan masa depan generasi muda.

Momentum tersebut semakin istimewa karena dirangkaikan dengan ulang tahun ke-61 Rektor UNCRI. Kebersamaan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa baru dan tamu undangan menciptakan suasana kekeluargaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan UNCRI.

Pada akhirnya, penutupan PKKMB, Dies Natalis ke-24 dan perayaan ulang tahun Rektor bukan sekadar tiga agenda yang berlangsung bersamaan. Ketiganya menjadi satu momentum untuk merefleksikan perjalanan, memperkuat kebersamaan dan meneguhkan arah masa depan UNCRI.

Dengan semangat “Berkarakter dalam Kasih, Unggul dalam Prestasi, Berdampak bagi Negeri,” UNCRI menatap perjalanan berikutnya dengan tekad membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas Tridharma, melahirkan lebih banyak prestasi dan reputasi, serta menggerakkan seluruh kekuatan universitas dalam satu arah: membangun UNCRI yang semakin unggul, terpercaya dan berdampak bagi masyarakat dan negeri.

Kategori:
Tags:

Terkini