Senin, 10 Agustus 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Belajar Tak Harus di Kelas, Play On Anak Krian 2 Hadirkan Ruang Tumbuh bagi Anak

SUARA ANAK NEGERI |KRIAN, SIDOARJO – Bagaimana jika belajar tidak harus duduk diam di dalam kelas? Di Play On Anak Krian 2, anak-anak diajak belajar sambil bergerak, bermain, menjelajah, bernyanyi, dan berkisah.

Mengusung tema “Jelajah, Bermain, Berkisah”, kegiatan berlangsung di Balai RW 09 Krajan Stasiun, Krian, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini mempertemukan anak-anak, orang tua, pemuda, relawan, komunitas, akademisi, dan pemerintah.

Delapan komunitas terlibat, yakni Komunitas Marbot Masjid Manarul Iman Krian, Forum TBM Kabupaten Sidoarjo, Sekawan Bumi Foundation, Pepelingasih Kabupaten Sidoarjo, Nareswara Nusantara, Pemuda Lintas Dusun (PLD), Rumah Cerita Darissa, dan Jelajah Selindu.

Baca juga: DIRJEN BIMAS KATOLIK DAN MASA DEPAN KARIER ASN

Beragam aktivitas dihadirkan, mulai wood puzzle dan flash card, walking tour dan games, edukasi lingkungan, cinta tanah air, hingga workshop mendongeng. Bermain menjadi media untuk melatih keberanian, kreativitas, komunikasi, kerja sama, dan kepedulian anak.

Fasilitator Pepelingasih Kabupaten Sidoarjo, Amelia Martha, mengajak anak mengenal sampah rumah tangga dan pohon melalui bermain dan menggambar. Ia melihat antusiasme anak menjadi pengalaman menarik dalam kegiatan tersebut.

“Senang banget bisa ikut Play On Anak Krian. Banyak pengalaman, cerita, dan momen seru yang didapat. Selain menambah teman, kegiatan ini juga bikin aku belajar untuk lebih aktif, kompak, dan berani berkontribusi,” ujar Amelia.

Baca juga: Lisan dan Tulisan Tidak Selalu Cermin Kepribadian

Sementara itu, Nurul Janah, S.IIP., M.Hum., Dosen Program Studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan UNAIR, mengajak anak mengenal cinta tanah air. Ia menemukan anak-anak antusias bercerita tentang kegiatan Agustus, mengenal bendera dan lagu kemerdekaan, serta menyampaikan cita-cita mereka.

“Tidak hanya anak-anak, orang tua pun turut mendampingi kegiatan ini dengan penuh semangat,” kata Nurul.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan Play On untuk mengembangkan literasi sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif sekali dilakukan dengan saling berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan berbagai literasi masyarakat sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.

Literasi juga dikembangkan melalui workshop mendongeng oleh Darysha Fakhira Hidayatulloh. Materi dasar mendongeng dipadukan dengan permainan, lagu, dan gerakan. Anak-anak terlihat aktif dan antusias mengikuti kegiatan.

“Anak-anak jauh lebih mudah menyerap suasana dan materi ketika diajak berinteraksi langsung lewat lagu dan gerakan dibandingkan hanya mendengarkan secara pasif,” ungkap Darysha.

Sementara itu, Muhammad Azmi Rahman, pendamping program dari Forum TBM Kabupaten Sidoarjo, menilai bermain merupakan pendekatan yang paling dekat dengan dunia anak.

“Melalui bermain, anak dapat belajar tanpa merasa sedang belajar secara formal,” jelasnya.

Menurut Azmi, Play On diarahkan untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, kemandirian, kerja sama, kepedulian, dan kemampuan berkomunikasi.

Dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan disampaikan Udik Arif Muzaiyyin, S.T., M.M., Kepala Kelurahan Krian. Ia mendorong Play On terus dikembangkan dan menyatakan kesiapan pemerintah kelurahan menggerakkan organisasi maupun lembaga kemasyarakatan untuk mendukung kegiatan.

Ia berharap kegiatan anak dan pemuda dapat ikut membentuk budaya literasi, kebersamaan, dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.

Play On Anak Krian 2 menunjukkan bahwa ruang belajar tidak selalu berada di dalam kelas. Melalui permainan, cerita, lingkungan, dan interaksi, anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan sekaligus membangun keberanian, kreativitas, dan kepedulian.

“Jelajah, Bermain, Berkisah” pun bukan sekadar tema, tetapi menjadi pendekatan untuk menghadirkan ruang tumbuh bersama bagi anak-anak Krian.

(Laporan : Arionto A Putra)

Kategori:
Tags:

Terkini