http://suaraanaknegeri.com | Saumlaki – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanimbar Selatan bersama Kelompok Tani Mandi Bebas berhasil melaksanakan panen jagung pipil hibrida Kuartal I sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita dan Swasembada Pangan Nasional, Sabtu (6/6/2026).
Panen dilaksanakan di lahan pertanian seluas satu hektare dan dipimpin langsung Wakapolsek Tanimbar Selatan, Ipda Thomas P. Weno, didampingi sejumlah personel kepolisian serta anggota kelompok tani.
Baca juga: Polsek Selaru Perkuat Pencegahan Kejahatan Lewat Patroli Humanis
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dalam pelaksanaannya, Wakapolsek bersama personel dan petani turun langsung melakukan pemetikan jagung yang telah memasuki masa panen, kemudian dilanjutkan dengan proses pengupasan hasil panen.
Hasil panen jagung hibrida tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian petani, sekaligus membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat lokal.
Baca juga: RD Ponsianus Ongirwalu Menabur Kasih
Wakapolsek Tanimbar Selatan, Ipda Thomas P. Weno, mengatakan Polri akan terus hadir mendampingi dan mendukung para petani dalam mengembangkan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional.
“Program ini tidak hanya untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi dedikasi kelompok tani yang telah mengolah lahan ini dengan sangat baik,” kata Thomas.
Menurutnya, keberhasilan panen di lahan seluas satu hektare tersebut merupakan hasil kerja keras para petani yang selama ini mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek Tanimbar Selatan.
Meski panen berlangsung sukses, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sebagian tanaman jagung mengalami pertumbuhan yang kurang optimal. Kondisi tersebut dipengaruhi cuaca panas ekstrem yang terjadi selama masa tanam.
Kendati demikian, kegiatan panen berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan kelompok tani diharapkan terus berlanjut guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara lebih optimal.
Polres Kepulauan Tanimbar melalui Polsek Tanimbar Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para petani dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan memastikan stabilitas pasokan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya Kecamatan Tanimbar Selatan.(jk)





