Penulis: Yohanis Rumaropen
–
SUARA ANAK NEGERI | BIAK NUMFOR, 18 Mei 2026 — Upacara serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan Polres Biak Numfor berlangsung di Lapangan Taruna Bhayangkara, Minggu (18/5) pukul 09.00 WIT, dipimpin langsung oleh Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Papua Nomor ST/262/V/2026 tanggal 9 Mei 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Baru di Lingkungan Polda Papua, ini merupakan bagian dari siklus regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Polri, yang bertujuan memperkuat dinamika organisasi, mencegah stagnasi, serta meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan.
Baca juga: Fakultas Hukum UNCRI Gelar Ujian Skripsi dengan Beragam Isu Aktual Hukum dan Adat
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan bukanlah hal luar biasa, melainkan bagian integral dari pembinaan karier personel Polri. Â

“Mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dan wajib kita maknai sebagai amanah yang harus dijawab dengan dedikasi dan profesionalitas yang lebih tinggi,” ujarnya.
Baca juga: Hari Pendidikan Versi Anak Sekolah
Ia menjelaskan bahwa proses rotasi ini dirancang untuk menjamin efektivitas manajemen operasional sekaligus menciptakan kepemimpinan yang responsif terhadap kompleksitas keamanan di wilayah Papua. Dalam perspektif organisasi modern, mutasi berfungsi sebagai mekanisme job rotation yang tidak hanya memperluas kapasitas fungsional personel, tetapi juga memperkuat solidaritas institusional dan adaptasi terhadap karakteristik lokal.
Kepada pejabat lama, Kapolres menyampaikan penghargaan setinggi–tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama masa tugas. Ia khusus mengapresiasi berbagai capaian dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Biak Numfor, yang telah memberikan dampak positif nyata bagi stabilitas sosial dan kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, kepada para pejabat baru, Kapolres menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas, sekaligus mengingatkan bahwa kepercayaan pimpinan Polri merupakan kehormatan sekaligus tantangan strategis. Â
“Segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru, kenali karakteristik wilayah, dan bangun komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder serta elemen masyarakat,” pesannya.
Kapolres menekankan tiga prinsip utama dalam pelaksanaan tugas: profesional, proporsional, dan humanis—sesuai semangat Polri PRESISI (Prediktif, Respon Cepat, dan Akuntabel). Ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar fungsi administratif, melainkan wujud nyata dari peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyerukan penguatan solidaritas internal dan kepemimpinan yang inklusif.
“Jadilah pemimpin yang mampu mengayomi dan memberikan kenyamanan bagi anggota,” tegasnya.
Kepada seluruh personel, Kapolres meminta dukungan penuh terhadap pejabat baru, sebagaimana yang diberikan kepada pejabat lama.
“Mari kita bekerja dengan hati, profesional, dan ikhlas untuk mewujudkan Polri yang PRESISI,” ajaknya.
Adapun pejabat yang mengalami rotasi dalam sertijab kali ini meliputi:
1. Kompol Jubelina Walli, S.H. – Waka Polres Biak Numfor (sebelumnya Kasubbidsunluh Kumbidkum Polda Papua);
2. AKP Irene Aronggear, S.H. – Kasat Narkoba Polres Biak Numfor (sebelumnya Ps. Kanit Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Papua);
3. Iptu Ruskan Umagapi, S.H. – Kasat Resnarkoba Polres Biak Numfor (sebelumnya menjabat di Polres Waropen);
4. AKP Iwan Urbinas – Kabag Log Polres Biak Numfor (sebelumnya Kasat Polairud Polres Supiori);
5. Iptu Yan Amos Wambraw, S.Sos. – Kanit Binmas Polsek Biak Kota (sebelumnya Kapolsek Numfor Barat);
6. Iptu Thomas Matius Bonay – Kapolsek Numfor Barat (sebelumnya Kasi Propam Polres Biak Numfor);
7. AKP Alfajri – tetap menjabat sebagai Kasi Propam Polres Biak Numfor;
8. Iptu Ridwan Nanang – tetap menjabat sebagai Kapolsek Biak Utara;
9. AKP Marvi Oksiriani Cakti, S.Tr.K., S.I.K. – Kanit Sijemennopsrek Subditkamsel Ditlantas Polda Papua (dalam rangka pendampingan teknis);
10. Iptu Yunia Setionigrum, S.Tr., S.I.K. – tetap menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Biak Numfor.
Upacara ditutup dengan doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan dalam pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Dalam konteks Otonomi Khusus Papua, proses regenerasi kepemimpinan di institusi keamanan seperti Polri memiliki makna strategis: bukan hanya soal efisiensi organisasi, tetapi juga penentu kualitas hubungan antara negara dan masyarakat lokal. Ketika mutasi dijalankan dengan prinsip transparansi, keadilan, dan orientasi pelayanan, maka institusi kepolisian menjadi jembatan kepercayaan, bukan tembok birokrasi yang memisahkan.





