Nyala Keteladanan di Ujung Timur: Kisah Dedikasi Pelayan Altar dan Apresiasi Gembala Paroki HKY Olilit Barat
Oleh: Johanis Kopong
Baca juga: TORA BUNGA GENJER — “DUKA IBU PERTIWI”
Kepulauan Tanimbar | suaraanaknegeri.com – Senin, 7 September 2026
Kesetiaan di Fajar Pagi
Di balik heningnya fajar yang menyelimuti Kepulauan Tanimbar, melangkah kaki-kaki kecil menuju rumah Tuhan. Tanpa pamrih, anak-anak hebat di Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, setia mendedikasikan diri untuk melayani di meja altar. Dedikasi tulus yang melintasi rutinitas Misa pagi hingga Novena Santo Raphael ini tidak berlalu begitu saja. Sebuah perhatian nan lembut dan hangat hadir langsung dari Gembala Paroki, mengukir momen haru yang mendalam di hati para pelayan cilik tersebut.
Ketulusan yang Menggerakkan Hati
Apresiasi yang diserahkan oleh Pastor Paroki bukan sekadar bantuan logistik atau uang transportasi semata, melainkan wujud nyata penghargaan Gereja atas komitmen anak-anak dalam menjaga nyala iman sejak usia dini. Bagi para misdinar, perhatian ini menjadi oase yang memantik semangat baru.
Baca juga: Menjadi Penjaga Kasih: Menegur Tanpa Melukai, Mengasihi Tanpa Henti
Mario Saikmat, siswa SD Inpres yang setia menjadi Misdinar, mengungkapkan rasa syukur dan terharunya atas perhatian yang ia terima.
”Saya sangat senang dan tidak menyangka hari ini mendapat apresiasi dari Pastor Paroki. Bangun pagi dan bertugas sebagai Misdinar setiap hari bagi saya adalah hal yang menggembirakan karena bisa dekat dengan Tuhan di altar. Hadiah uang transportasi ini makin memotivasi saya untuk selalu rajin Misa pagi dan setia melayani, bukan hanya saat Novena Santo Raphael, tetapi seterusnya,” ujar Mario.
Hal senada dirasakan oleh Maria S. Londar, Dimas Ndrity, dan Narti Rangkore. Bagi mereka, tugas pelayanan di gereja adalah sumber kedamaian batin sebelum melangkahkan kaki ke bangku sekolah.
”Misa pagi dan Novena Santo Raphael membawa kedamaian tersendiri sebelum kami memulai aktivitas dan sekolah. Ketika diberi perhatian dan bantuan transportasi oleh Pastor, kami merasa sangat dihargai. Kasih dan kepedulian dari Pastor membuat kami makin semangat untuk hadir di gereja dan memberikan pelayan yang terbaik di meja altar,” tutur mereka.
Persembahan Talenta untuk Kemuliaan Tuhan
Pelayanan di meja altar juga dirawat dengan indah oleh para pemazmur dan lektor muda. Kehadiran mereka membawa warna tersendiri dalam setiap perayaan liturgi, mengumandangkan Sabda Tuhan dengan ketulusan hati.
Marieta Susanto, siswi SMP Paulus yang juga merupakan utusan Rukun St. Sisilia, membagikan refleksi mendalam atas tugas yang diembannya sebagai Pemazmur dan Lektor.
”Menyanyikan Mazmur dan membacakan Sabda Tuhan di Misa pagi selalu memberi kekuatan untuk menjalani hari. Ketika Pastor membagikan kasih hari ini, saya tersentuh karena merasa pelayanan kecil kami diperhatikan. Ini menjadi pengingat bagi saya dan teman-teman muda di Rukun St. Sisilia untuk terus mempersembahkan talenta yang ada demi kemuliaan Tuhan,” ucap Marieta.
Kebanggaan dan Doa Orang Tua
Langkah pastoral ini tidak hanya menyentuh hati anak-anak, tetapi juga meresap mendalam ke dalam sanubari para orang tua dan pengurus rukun. Mendidik anak untuk mencintai rumah Tuhan di tengah tantangan zaman modern adalah perjuangan tersendiri, dan dukungan dari Pastor Paroki menjadi penguat modal sosial serta spiritual keluarga.
Representasi orang tua dan Ketua Rukun menyampaikan rasa bangga serta apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian sang Gembala Paroki.
”Sebagai orang tua dan pengurus rukun, kami merasa sangat bangga dan terharu melihat anak-anak kami dinilai rajin dan aktif di gereja. Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Pastor Paroki HKY Olilit Barat atas bimbingan, perhatian, dan bantuan transportasi yang diberikan. Langkah kecil Pastor hari ini membawa dampak besar bagi motivasi dan iman anak-anak kami,” ungkap perwakilan orang tua.
Pesan Gembala: Menyemai Benih Karakter Masa Depan
Mengakhiri momen penuh berkah tersebut, Pastor Paroki HKY Olilit Barat menegaskan bahwa kesetiaan dalam perkara-perkara kecil adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda.
Dalam nasehat pastoralnya yang menyejukkan, Pastor Paroki menyampaikan: ”Anak-anakku yang hebat, kebiasaan kalian memilih bangun pagi dan melayani di rumah Tuhan adalah benih kebaikan yang sangat berharga. Kesetiaan pada hal-hal kecil seperti rajin Misa pagi dan menjadi pelayan altar akan membentuk karakter dan iman kalian hingga dewasa nanti.”
”Sedikit uang transportasi ini adalah bentuk apresiasi dan kasih dari Gereja untuk mendukung langkah kalian datang ke rumah Tuhan. Jangan pernah jera untuk melayani, jadilah teladan bagi teman-teman sebaya, dan biarlah Santo Raphael selalu menuntun serta melindungi perjalanan hidup dan pendidikan kalian.”
Kehangatan acara tersebut ditutup dengan seruan persaudaraan dan doa khas tanah Tanimbar yang menggemakan rasa syukur dan persatuan: RATU NORKIT MONUK DEDESAR. UBILAA NORANG ITA DIDTINEMUN. KIDABELA. SALVE.
(Sumber: RD Ponsianus Ongirwalu (Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan kabupaten Kepulauan Tanimbar))


