Oleh: johanis kopong
Sekda Tanimbar: Satu Anak Bebas Stunting, Masa Depan Tanimbar Cerah
suaraanaknegeri.com | Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku | Sabtu, 8 Agustus 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkossu, SH., membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tingkat Kabupaten Tahun 2026, yang berlangsung di Pendopo Kediaman Bupati Kepulauan Tanimbar, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pencegahan dan penanganan stunting melalui keterlibatan lintas sektor.
Baca juga: TransJakarta dan Agenda Masa Depan: Membangun Pengalaman Perjalanan yang Berkualitas (Bagian 5)
Perkuat Gerakan Orang Tua Asuh
Pembinaan GENTING 2026 diarahkan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membangun keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pendampingan kepada keluarga sasaran.
Gerakan tersebut melibatkan unsur Pentahelix, antara lain Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, instansi vertikal, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), organisasi profesi, serta para calon orang tua asuh.
Melalui pola kolaborasi tersebut, pemerintah daerah mendorong agar upaya penurunan stunting dilakukan secara terpadu dan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.
Baca juga: Asti Alimin Buka Jalan Inklusi Keuangan di Pulau Kelang

“Satu Anak Bebas Stunting, Masa Depan Tanimbar Cerah!”
GENTING 2026 mengusung pesan “Satu Anak Bebas Stunting, Masa Depan Tanimbar Cerah!” Pesan tersebut menggambarkan pentingnya memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara sehat.
Anak yang terbebas dari stunting dipandang sebagai bagian penting dari investasi sumber daya manusia Tanimbar dalam jangka panjang.
Dalam pelaksanaannya, GENTING 2026 memiliki dua fokus utama. Pertama, memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting secara terpadu. Kedua, mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar bersedia mengambil peran sebagai orang tua asuh bagi anak-anak di Tanimbar.
Pembukaan Diawali Laporan Panitia
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan panitia penyelenggara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Sekda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkossu, SH.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli bupati, para asisten, serta unsur terkait lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya kerja bersama dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dinkes P2KB Perkuat Materi Pembinaan
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar, drg. Brendina Clara Sumanik, MDSc.
Pemaparan materi didampingi Kabid Kesprimkom, Maria Fenyapwain, S.Tr.Keb., yang bertindak sebagai moderator.
Materi pembinaan menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan koordinasi para pemangku kepentingan mengenai pelaksanaan GENTING, khususnya dalam mendukung keluarga yang menjadi sasaran pendampingan.
Kolaborasi Jadi Kunci Pencegahan Stunting
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menempatkan kolaborasi lintas sektor sebagai salah satu instrumen penting dalam mempercepat penurunan stunting.
Keterlibatan pemerintah daerah, instansi vertikal, organisasi profesi, TPPS, calon orang tua asuh, serta unsur masyarakat diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap keluarga sasaran. Dengan demikian, intervensi terhadap persoalan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Membangun Generasi Sehat dari Bumi Duan Lolat
Program GENTING 2026 diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak sekaligus membangun kesadaran bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui gerakan orang tua asuh, pemerintah daerah berharap dukungan terhadap keluarga sasaran dapat semakin kuat. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun generasi Tanimbar yang sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Pesan “Satu Anak Bebas Stunting, Masa Depan Tanimbar Cerah!” menjadi pengingat bahwa keberhasilan mencegah stunting tidak hanya berbicara tentang kondisi anak hari ini, tetapi juga tentang kualitas generasi Bumi Duan Lolat pada masa mendatang. (Editor: Joko)
(Sumber: Tanimbar.go.id)





