Jumat, 17 April 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Perkuat Sinergi Seni dan Adat, Wakil Bupati Usulkan Perubahan Nama Menjadi Dewan Kebudayaan

Laporan: Yohanis Rumaropen

BIAK-PAPUA – Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor secara resmi menyambut baik proses konsolidasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Biak Numfor Langkah ini diambil menyusul berakhirnya periode kepengurusan sebelumnya dan kebutuhan akan pembentukan kepengurusan yang definitif.

Baca juga: “Dari Altar Biak ke Seminari Timika: Perpisahan Haru Pastor Laurensius Purwanto SCJ dalam Semangat Pelayanan”

Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapiss menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dewan Kesenian Tanah Papua tingkat Provinsi Papua yang telah memberikan legitimasi tugas kepada Ibu Min Yawan Weyai, selaku Wakil Ketua 3 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Biak Numfor, untuk memimpin tahapan konsolidasi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati yang juga menyatakan diri sebagai bagian dari komunitas seniman dan budayawan, menyampaikan gagasan strategis mengenai transformasi kelembagaan. Beliau mengusulkan perubahan nomenklatur dari Dewan Kesenian menjadi Dewan Kebudayaan.

“Perubahan nama ini didasari oleh pemikiran bahwa konsep kebudayaan merupakan payung besar yang menaungi aspek seni, tradisi, hingga pariwisata secara integral. Hal ini juga selaras dengan regulasi dan kebijakan strategis Gubernur Provinsi Papua,” ungkapnya.

Baca juga: CERMIN

Transformasi ini dipandang perlu untuk memperluas cakupan kerja dan peran strategis lembaga tersebut, khususnya dalam mendukung program percepatan pembangunan pariwisata daerah yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Biak Numfor serta agenda-agenda nasional di bidang seni dan budaya.

Lebih jauh, Wakil Bupati menekankan pentingnya inklusivitas dalam komposisi kepengurusan baru nantinya. Beliau meminta agar struktur organisasi tidak hanya melibatkan unsur seniman dan budayawan, tetapi juga mengakomodasi keterlibatan aktif para tokoh dan Dewan Adat dari seluruh wilayah Kabupaten Biak Numfor, meliputi wilayah Timur, Utara, Barat, Selatan, Aimando, Padaido, hingga kepulauan Numfor.

“Keterwakilan unsur adat sangat penting untuk memastikan bahwa kearifan lokal dan nilai-nilai tradisi menjadi bagian integral dari pengembangan kebudayaan. Kolaborasi antara seniman, budayawan, dan tokoh adat akan memperkuat harkat dan martabat masyarakat serta memperkaya khazanah budaya daerah,” tegasnya.

Diharapkan, panitia yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan dapat segera menyelesaikan tahapan konsolidasi agar Musda dapat dilaksanakan segera. Pembentukan pengurus definitif yang solid diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan kebudayaan dan pariwisata ke depannya.

Editor: Paulus Laratmase

Kategori:
Tags:

Terkini