Sinergi Persiapkan Tenaga Maritim Lokal Hadapi Peluang Blok Masela
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Jumat 29 Mei 2026 – Di tengah geliat pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, perhatian terhadap kesiapan sumber daya manusia lokal mulai mendapat ruang yang semakin serius. Bangkit Prestasi Insani (BPI) bersama Akademi Maritim Nusantara Cilacap membangun sinergi pengembangan SDM maritim bagi masyarakat Kepulauan Tanimbar guna menghadapi kebutuhan industri offshore dan kemaritiman di masa mendatang.
Kerja sama tersebut difokuskan pada program pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja maritim yang diproyeksikan mendukung berbagai sektor jasa marine, mulai dari boat service pangan, distribusi BBM, pelayanan awak kapal, mooring, hingga dukungan konstruksi marine.
Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masyarakat lokal agar mampu bersaing secara profesional di tengah masuknya industri strategis nasional di wilayah timur Indonesia.
Baca juga: Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Ambil Keputusan
Dukungan Nyata untuk Generasi Muda Tanimbar
Perwakilan Akademi Maritim Nusantara Cilacap, Capt. Ricky, mengatakan pengembangan Blok Masela harus menjadi momentum kebangkitan SDM daerah, khususnya generasi muda Tanimbar dan Maluku. “Mari kita dukung penuh proyek Gas Abadi Masela untuk kesejahteraan masyarakat Maluku,” ujar Capt. Ricky.
Ia menegaskan, kolaborasi bersama Bangkit Prestasi Insani (BPI) merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan kapasitas masyarakat lokal di sektor kemaritiman. “Ini adalah bentuk dukungan nyata Akademi Maritim Nusantara Cilacap bagi pengembangan sumber daya manusia di Kepulauan Tanimbar,” katanya.
Menjawab Kebutuhan Industri Offshore
Menurut Capt. Ricky, kebutuhan tenaga kerja pada proyek besar seperti Masela tidak hanya terbatas pada sektor inti migas, tetapi juga mencakup berbagai bidang pendukung kemaritiman.
Baca juga: Nusron Wahid: Iduladha Momentum Menyembelih Ego dan Keserakahan
Kebutuhan tersebut meliputi awak kapal, operator marine, logistik laut, supply vessel, hingga tenaga operasional pelabuhan dan offshore yang diperkirakan akan terus meningkat seiring perkembangan proyek strategis nasional tersebut.
Karena itu, kesiapan SDM lokal dianggap menjadi faktor penting agar masyarakat daerah mampu mengambil bagian secara langsung dalam perkembangan industri di wilayah sendiri.
KKMC Siap Bersinergi
Dukungan terhadap pengembangan SDM lokal juga datang dari Kalwedo–Kidabela Marine Club (KKMC), organisasi pelaut daerah yang menghimpun putra-putri asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya yang bekerja di berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri.
Organisasi tersebut telah memiliki legalitas resmi berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0005956.AH.01.07 Tahun 2021.
Capt. Ricky menilai langkah yang dilakukan BPI merupakan bagian strategis dalam menciptakan kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi transformasi ekonomi di kawasan timur Indonesia.
“KKMC melihat langkah yang dilakukan BPI dalam mempersiapkan SDM lokal merupakan bagian penting agar masyarakat daerah tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” ujarnya.
“Kami siap mendukung dan bersinergi dalam menyiapkan manpower lokal yang kompeten dan siap kerja,” lanjutnya.
Dorong SDM Lokal yang Adaptif dan Tersertifikasi
Melalui program peningkatan kapasitas dan pelatihan kompetensi, Bangkit Prestasi Insani (BPI) terus mendorong lahirnya SDM lokal yang adaptif, tersertifikasi, dan mampu memenuhi kebutuhan industri strategis nasional.
Sinergi antara lembaga pengembangan SDM, komunitas profesi maritim, dan dunia industri dinilai menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat posisi masyarakat lokal menghadapi era baru industri migas dan offshore di Maluku.
Dengan semangat “orang daerah harus menjadi tuan di negeri sendiri”, kolaborasi ini diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda Tanimbar untuk tampil sebagai bagian utama dalam pembangunan kawasan dan industri masa depan.(rls:fn/jk)





