Oleh: Balla Watunglawar
–
Bondowoso, Suara Anak Negeri, 15 Juni 2026 – Upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah menengah dan perguruan tinggi terus dilakukan Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR) Jember. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang dilaksanakan di SMA Tenggarong Bondowoso, Senin (15/6/2026).
Berbeda dengan sosialisasi yang umumnya menyasar siswa secara langsung, kegiatan kali ini berlangsung dalam forum bersama para guru, tenaga kependidikan, dan pimpinan sekolah. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh perhatian, menandakan tingginya kepedulian para pendidik terhadap masa depan pendidikan para peserta didiknya setelah menyelesaikan pendidikan menengah.
Baca juga: Jangan Mencari Terlalu Jauh: Sebab Kerajaan Allah Ada di Dalam Hatimu
Kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Bondowoso. Para guru yang hadir memperoleh informasi lengkap mengenai program studi, fasilitas kampus, sistem perkuliahan, hingga berbagai program beasiswa yang dapat diakses oleh lulusan SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke UNIPAR Jember.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UNIPAR Jember, Dr. Agung, menyampaikan bahwa UNIPAR memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, terjangkau, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, tantangan utama yang masih dihadapi sebagian lulusan SMA saat ini bukanlah minimnya keinginan untuk kuliah, melainkan keterbatasan informasi dan kendala ekonomi. Karena itu, UNIPAR terus memperluas layanan pendidikan dan berbagai program bantuan bagi mahasiswa.
“UNIPAR hadir untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Kami menyediakan berbagai program beasiswa yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Bahkan terdapat program bantuan biaya hidup sebesar Rp800 ribu per bulan bagi mahasiswa yang lolos seleksi tertentu. Jika belum memenuhi persyaratan program tersebut, masih tersedia Beasiswa Rektor yang dapat menjadi alternatif dukungan bagi mahasiswa,” jelas Dr. Agung.
Baca juga: 32 Bandit Kangkangi Presiden dengan Hanya Rp19,8 Triliun Bancakan Program MBG
Ia juga menjelaskan bahwa kampus menerapkan sistem perkuliahan yang fleksibel selama delapan semester dengan biaya pendidikan yang transparan sehingga mahasiswa dapat merencanakan masa studinya secara lebih baik. Meski beberapa program studi, termasuk Program Studi Tata Rias, saat ini belum memiliki skema beasiswa khusus, pihak universitas terus berupaya memperluas cakupan bantuan pendidikan agar semakin banyak mahasiswa yang terbantu.
Lebih dari sekadar menawarkan program kuliah, Dr. Agung menegaskan bahwa UNIPAR ingin menjadi rumah bagi generasi muda yang memiliki semangat belajar dan keinginan untuk berkembang. “Pendidikan adalah investasi terbaik yang dapat mengubah masa depan seseorang. Kami berharap para guru dapat menjadi penyambung informasi kepada para siswa agar mereka tidak takut bermimpi besar dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Karnadi selaku Sekretaris Panitia PMB UNIPAR Jember secara khusus mengupas berbagai program beasiswa yang menjadi salah satu kekuatan utama kampus dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat.
Di hadapan para guru, ia menjelaskan berbagai jalur bantuan pendidikan yang tersedia, mulai dari KIP Kuliah, Beasiswa Yayasan, Beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Rektor, Beasiswa BAZNAS, hingga beasiswa bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Menurut Dr. Karnadi, para guru memiliki peran strategis dalam membantu siswa menentukan masa depan pendidikan mereka. Oleh karena itu, informasi mengenai beasiswa perlu diketahui secara lengkap oleh para pendidik agar dapat diteruskan kepada siswa dan orang tua.

“Kami percaya bahwa guru merupakan agen perubahan yang sangat dekat dengan siswa. Informasi mengenai peluang beasiswa dan pendidikan tinggi yang diterima guru akan menjadi motivasi besar bagi siswa untuk berani melanjutkan kuliah,” ujarnya. Dr. Karnadi juga menambahkan bahwa UNIPAR tidak hanya berupaya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Kehadiran tim PMB UNIPAR mendapatkan sambutan positif dari Kepala SMA Tenggarong Bondowoso, Ahmad Junaidi, S.Ag., M.Pd., Kandidat Doktor. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran UNIPAR yang secara langsung memberikan informasi kepada para guru mengenai berbagai peluang pendidikan tinggi bagi lulusan sekolahnya. Menurut Ahmad Junaidi, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi sangat penting untuk memastikan bahwa para lulusan memperoleh akses informasi yang memadai mengenai pilihan pendidikan lanjutan yang tersedia. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran UNIPAR Jember di SMA Tenggarong. Informasi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para guru sebagai bekal untuk memberikan pendampingan kepada siswa dalam menentukan pilihan setelah lulus sekolah,” tuturnya.

Sebagai seorang kepala sekolah yang saat ini juga sedang menempuh pendidikan doktoral, Ahmad Junaidi memandang pendidikan tinggi sebagai salah satu instrumen utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah. Ahmad Junaidi bahkan menyampaikan target optimistis bahwa pada tahun akademik mendatang sedikitnya 30 hingga 40 lulusan SMA Tenggarong Bondowoso dapat melanjutkan pendidikan di UNIPAR Jember.
“UNIPAR merupakan salah satu kampus yang sangat layak menjadi pilihan bagi putra-putri Bondowoso. Kampus ini terus berkembang, memiliki program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan kesempatan pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Saya berharap semakin banyak lulusan kami yang dapat menjadi bagian dari keluarga besar UNIPAR,” tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut menunjukkan adanya kesamaan visi antara SMA Tenggarong Bondowoso dan UNIPAR Jember dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui sinergi yang dibangun antara sekolah dan perguruan tinggi, diharapkan semakin banyak lulusan SMA Tenggarong yang memiliki keberanian untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sebab, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
Dari ruang pertemuan para pendidik di SMA Tenggarong Bondowoso, lahir harapan besar untuk masa depan generasi muda. Dan melalui komitmennya dalam membuka akses pendidikan yang luas dan inklusif, UNIPAR Jember kembali menegaskan perannya sebagai kampus kebanggaan masyarakat Tapal Kuda yang terus hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Balla Watunglawar
Kontributor Suara Anak Negeri Wilayah Tapal Kuda





