Puisi: Erfan Soesanto
–
Menerka arah angin
Seringkali salah mengartikan
Dalamnya laut dapat dipastikan
Tetapi hati manusia mampukah memperkirakan
Baca juga: GARWA UTOMO
Seringkali mengabaikan pemberitaan
Tak guna memperkeruh keadaan
Kawan menjadi lawan
Menggunting dalam lipatan
Demi popularitas tindak-tanduk di beritakan
Arah politik dipermainkan
Haus kekuasaan kentara dipertontonkan
Akar rumput termakan hasutan
Aku heran sungguh heran
Acapkali mengipas bara hingga asap menyebar tak karuan
Terpancing dan terjadi gesekan
Perdebatan dan pergunjingan
Tersulut api kemarahan
Baca juga: KITAB ANGIN DI NEGERI LANGIT BIRU
Inikah tujuan kearah persatuan
Bukankah telah ada aturan
Bukan jalan pintas meraih puncak kekuasaan
Patuhi apa yang menjadi kebijakan
Banyak persoalan belum tuntas diselesaikan
Biarkan para penguasa menjalankan mandat kenegaraan
Dukung sepenuhnya dengan pemikiran
Ciptakan kestabilan hindari kegaduhan
Hormati perbedaan
Bukan saling menjatuhkan
Bhineka Tunggal Ika tanamkan
Tidak sekadar simbol kebanggaan
Tak bijak peta politik di persoalkan
Di saat kepemimpinan butuh dukungan
Bukan arogansi yang dipertontonkan
Singsingkan lengan tumbuhkan nasionalisme kebangsaan
Pasuruan
13052026





