Minggu, 30 Agustus 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Senyum Anak-Anak Tanimbar dan Kehangatan Rumah Bersama di Bumi Duan Lolat

“Merawat Persaudaraan di Ruma Kidabela: Ketika Anak-Anak Tanimbar Merajut Harmoni”

​Oleh: Johanis Kopong

Baca juga: REUNI LINTAS ANGKATAN (LINTANG)

Lermatang, Suara Anak Negeri – Gelak tawa anak-anak dan keriuhan warga memecah keheningan pagi di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kamis (27/8/2026). Di bawah naungan langit Kepulauan Tanimbar, Ruma Kidabela menjadi saksi bisu betapa hangatnya perjumpaan ratusan siswa Sekolah Dasar dari Desa Lermatang, Latdalam, dan Bomaki yang berkumpul merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

​Meski acara sempat sedikit tertunda, raut gembira tak sedikit pun luntur dari wajah anak-anak. Saling lempar senyum canggung di awal perlahan mencair menjadi keakraban saat sesi ice breaking dimulai. Dari keriuhan lomba makan kerupuk, balap karung berhelm yang memancing gelak tawa, hingga alunan merdu Lomba Menyanyi Daerah pada siang harinya, Ruma Kidabela menjelma menjadi ruang tumbuh bersama bagi generasi penerus Tanimbar.

Baca juga: SURAT BARU PEMDES 26 AGUSTUS KEMBALI MEMANASKAN POLEMIK ORYOIN Adv. Anton Watunglawar: Jangan Tutup Mata terhadap Keberatan Keluarga, Dugaan Uang Rp200 Juta Harus Diklarifikasi

Bukan Sekadar Dinding dan Atap

​Bagi masyarakat setempat dan INPEX Masela Ltd., Ruma Kidabela lebih dari sekadar bangunan fisik. Tempat ini digagas sebagai sanggar persaudaraan sebuah wadah untuk merawat pilar sosial di tengah dinamika persiapan Proyek Abadi Blok Masela.

​”Ruma Kidabela ini milik kita bersama, milik tiap-tiap desa. Harapannya, tiga desa ini bisa saling rembuk, saling kuat, dan saling guyub,” tutur perwakilan INPEX Masela Ltd. di hadapan para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat yang hadir.

​Ia mengingatkan bahwa fondasi terkuat pembangunan daerah bukanlah sekadar proyek atau mesin-mesin industri, melainkan ikatan kejiwaan antarwarga. Rasa saling percaya dan silaturahmi yang erat menjadi benteng alami dari potensi gesekan maupun isu provokatif.

“Masyarakat desalah yang mampu menjaga keharmonisan ini. Kita hadir sebagai bertetangga yang baik agar menyongsong Proyek Masela bisa lebih baik lagi ke depan,” tambahnya.

Sentuhan Kasih dan Kepedulian

​Suasana kekeluargaan kian terasa lewat perhatian kecil namun berarti yang disiapkan panitia. Keselamatan dan kenyamanan anak-anak menjadi prioritas utama di tengah keriuhan lomba. Di sudut area kegiatan, tim medis disiagakan penuh untuk mendampingi para peserta sepanjang hari.

​”Adik-adik, tolong tetap jaga keselamatan ya. Nanti kalau ada yang pusing atau merasa kurang sehat, langsung temui Ibu Dokter di depan. Tetap semangat berlomba, jangan berantem, junjung sportivitas, dan jaga kekompakan,” pesan perwakilan perusahaan hangat.

​Acara yang turut disaksikan jajaran Pemerintah Desa Lermatang, perwakilan Camat Tanimbar Selatan, Dinas Kominfo, serta insan pers lokal ini ditutup dengan kesan mendalam. Di Ruma Kidabela hari itu, bukan piala yang menjadi hadiah utama, melainkan benih persaudaraan antar-desa yang kian mengakar kuat.

Kategori:
Tags:

Terkini