Tanamkan Cinta NKRI Sejak Dini
Editor ✍️: Anis Rumaropen
BIAK – PAPUA | SUARA ANAK NEGERI, – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Provinsi Papua, Lalita, S.H., M.H., menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMP Negeri 2 Biak pada Kamis (18/6/2026). Mengusung tema “Peran Pelajar dalam Menjaga Keutuhan NKRI dan Mengamalkan Nilai Pancasila Sehari-hari”, kegiatan ini bertujuan menanamkan fondasi kebangsaan yang kuat kepada siswa usia remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Legislator Daerah Edukasi Siswa SMP tentang Wawasan Kebangsaan
Kehadiran Senator Lalita di SMP N 2 Biak menunjukkan perhatian serius perwakilan daerah terhadap pendidikan karakter di tingkat menengah pertama. Dalam paparannya, Lalita menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—sangat krusial untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif era digital.

“Adik-adik siswa SMP adalah masa transisi menuju kedewasaan. Di sinilah nilai-nilai kebangsaan harus ditanamkan dengan kuat. Jangan biarkan identitas kita sebagai bagian dari NKRI tergerus oleh informasi yang tidak benar,” tegas Lalita, S.H., M.H., di hadapan para siswa dan guru.
Lalita juga mengajak para siswa untuk memahami bahwa menjaga keutuhan negara bukan hanya tugas tentara atau polisi, tetapi juga tanggung jawab setiap pelajar melalui sikap toleransi, menghargai perbedaan, dan berprestasi di bidang masing-masing.
Kepala Sekolah: Pentingnya Penguatan Karakter Bangsa
Kepala SMP Negeri 2 Biak, Suarmi Madjid, S.Pd., menyambut positif kehadiran Anggota DPD RI tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini sangat relevan dengan kurikulum pendidikan karakter yang sedang digalakkan di sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Lalita atas waktu dan ilmunya. Materi Empat Pilar ini membantu kami memperkuat pondasi moral siswa. Dengan memahami nilai-nilai luhur bangsa, diharapkan siswa SMP N 2 Biak dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan rasa cinta tanah air yang tinggi,” ujar Suarmi Madjid, S.Pd.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pihak sekolah dan wakil rakyat seperti ini penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, di mana aspek akademis dan non-akademis (karakter) berjalan beriringan.
Antusiasme Siswa dan Komitmen Bersama
Para siswa kelas 9 SMP N 2 Biak terlihat antusias mengikuti rangkaian acara. Sesi tanya jawab berlangsung hidup, dengan siswa menanyakan bagaimana cara konkret mengamalkan Pancasila di lingkungan sekolah dan rumah.

Salah satu perwakilan siswa menyatakan bahwa kegiatan ini membuka pandangannya tentang arti penting persatuan. “Kami jadi lebih paham bahwa meskipun kami berbeda suku atau agama, kami tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Kami berjanji akan menjaga kerukunan di sekolah,” ungkapnya.
Penutup: Investasi Masa Depan Bangsa
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMP N 2 Biak ini merupakan bagian dari upaya strategis DPD RI untuk menjangkau generasi muda di akar rumput. Dengan menanamkan nilai-nilai konstitusional sejak dini, diharapkan tercipta generasi Papua yang bangga akan identitas lokalnya sekaligus setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tim redaksi Suara Anak Negeri menilai bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan oleh Senator Lalita, S.H., M.H., bersama dukungan penuh dari Kepala Sekolah Suarmi Madjid, S.Pd., merupakan langkah konkret dalam merawat kebinekaan dan mencegah potensi disintegrasi sosial di kalangan remaja.





