Penulis: Yohanis Rumaropen
–
BIAK – PAPUA | SUARA ANAK NEGERI, 30 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut, Wing Udara 3 Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) “Rajawali Laut Tangguh” secara resmi mengoperasikan kembali fasilitas kolam pancing di lokasi Karang Pet Samau dan menggelar kompetisi memancing Galatama. Langkah strategis ini diumumkan langsung oleh Komandan Wing Udara 3, Kolonel Laut (P) Arief S. Akbar, M. Tr. Opsla., dalam jumpa pers bersama awak media di lokasi kegiatan, Sabtu (30/5/2026).

Inisiatif ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan implementasi nyata dari program ketahanan pangan TNI Angkatan Laut serta upaya pemberdayaan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat sipil. Kolam pancing yang sebelumnya sempat vakum akibat pandemi dan keterbatasan operasional, kini diaktifkan kembali sebagai sarana rekreasi inklusif bagi prajurit maupun warga Kabupaten Biak Numfor.
Sinergi Lintas Sektor dan Antusiasme Peserta
Kegiatan pembukaan ditandai dengan lomba memancing Galatama yang diikuti oleh 51 peserta, yang terdiri dari komunitas pemancing (Anglers), personel TNI AL, serta masyarakat umum. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan sipil, termasuk KS Guskamla Koarmada III mewakili Komandan Guskamla Koarmada III yang melaksanakan tugas Operasi di laut, Pasintel Lanal Biak yang mewakili Komandan Lanal Biak yang sedang ada kegiatan dilahan ketahanan pangan di pantai Samber Biak, Komandan Kodim (Dandim) 1708/Biak Numfor, Kepala Bandara Internasional Frans Kaisiepo, perwakilan BSDKP (Balai Sumber Daya Kelautan dan Perikanan), serta pihak perbankan (BNI).
Baca juga: Presiden Prabowo Prioritaskan Konektivitas Jalan di Supiori untuk Mengurai Isolasi Struktural Papua

Kehadiran Dandim 1708/BN dan para pimpinan instansi lainnya menegaskan adanya sinergi lintas sektor dan dukungan moral terhadap inisiatif kesejahteraan masyarakat yang digagas oleh Wing Udara 3 Puspenerbal. Meskipun tidak memberikan keterangan pers, kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung program-program yang bermanfaat bagi publik di wilayah Biak Numfor.
Kolonel Arief S. Akbar menjelaskan bahwa acara ini juga melibatkan sinergi internal TNI AL, termasuk Guskamla, Lanal Biak, dan Lanudal.

“Kegiatan ini merupakan wujud syukur dan perayaan HUT ke-70 Penerbangan TNI AL. Kami mengundang berbagai elemen, mulai dari instansi maritim hingga komunitas pemancing lokal, untuk membangun kebersamaan dan solidaritas,” ujar Kolonel Arief S. Akbar.
Hadiah Menarik dan Semangat Kompetisi
Untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia menyediakan hadiah uang tunai bagi para pemenang lomba Galatama. Para juara ditentukan berdasarkan total berat ikan yang diperoleh selama periode lomba berlangsung.

Penyerahan hadiah ini diharapkan dapat memicu semangat sportivitas dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan rekreasi yang sehat serta mendukung ekonomi kreatif lokal melalui komunitas pemancing.
Strategi Revitalisasi: Mengubah Potensi Tidur Menjadi Aset Produktif
Dalam paparannya, Kolonel Arief S. Akbar menekankan bahwa revitalisasi kolam pancing di Karang Pet Samau ini didasarkan pada analisis potensi wilayah. Mengingat terbatasnya fasilitas rekreasi berbasis air tawar di Kota Biak, keberadaan kolam pancing Wing Udara 3 menjadi aset strategis yang perlu dioptimalkan.

“Kami melihat adanya potensi besar di sini. Selain mendukung program ketahanan pangan Angkatan Laut, fasilitas ini juga menjawab kebutuhan masyarakat Biak akan sarana rekreasi yang nyaman. Sebelumnya, fasilitas ini sempat off karena pandemi, namun kini kami aktifkan kembali dengan manajemen yang lebih profesional,” jelasnya.
Selain fungsi rekreasi, kolam pancing ini juga dirancang sebagai fasilitas refreshing bagi kru penerbangan dan personel TNI AL yang sedang bertugas patroli atau transit di Biak. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi psikologis dan fisik prajurit tetap prima selama menjalankan tugas negara.
Aksesibilitas Publik dan Layanan 24 Jam
Untuk memastikan aksesibilitas bagi masyarakat luas, Wing Udara 3 menerapkan kebijakan tarif masuk yang sangat terjangkau, yakni Rp10.000 per orang, yang sudah termasuk minuman kopi. Fasilitas pendukung seperti area parkir gratis, kantin, toilet, dan musala telah disediakan untuk menjamin kenyamanan pengunjung.
Kolonel Arief S. Akbar menegaskan bahwa kolam pancing “Rajawali Laut Tangguh” di Karang Pet Samau akan beroperasi 24 jam non-stop dengan sistem penjagaan yang ketat untuk menjamin keamanan dan ketertiban.
“Kami membuka fasilitas ini 24 jam setiap hari. Dengan biaya masuk yang simbolis, masyarakat Biak dan sekitarnya dapat memanfaatkan sarana ini semaksimal mungkin untuk hiburan dan rekreasi keluarga. Ini adalah bentuk kehadiran TNI AL di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dampak Sosial-Ekonomi bagi Masyarakat Biak
Langkah Wing Udara 3 Puspenerbal ini dinilai sebagai model positif dalam hubungan sipil-militer (civil-military relations). Dengan membuka akses fasilitas militer untuk penggunaan publik, TNI AL tidak hanya memperkuat citra institusi yang humanis, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi kreatif lokal melalui aktivitas komunitas pemancing dan usaha mikro di sekitar area kolam pancing.
Masyarakat Biak diundang untuk memanfaatkan fasilitas ini sebagai alternatif rekreasi yang sehat, edukatif, dan terjangkau, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui budidaya perikanan darat.





