Jumat, 15 Mei 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

“Setahun Tahbisan Episkopal, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru OSA Rayakan Misa Penuh Sukacita Bersama Umat Paroki Santa Maria Biak”

Laporan Paulus Laratmase

BIAK – SUARA ANAK NEGERI| Suasana penuh iman dan sukacita menyelimuti Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak pada Kamis sore (14/5/2026), saat Mgr. Dr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA memimpin Perayaan Ekaristi bersama umat dalam rangka kunjungan pastoral perdananya ke paroki tersebut.

Baca juga: Kick‑off Meeting Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Supiori 2026–2045

Kunjungan itu menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan satu tahun tahbisan episkopal Mgr. Bernardus yang ditahbiskan pada 14 Mei 2025 di Katedral Tiga Raja Timika. Setelah pada pagi harinya memimpin Misa Krisma di Paroki Kerahiman Ilahi Biak, sore menjelang malam melanjutkan perayaan misa bersama umat Santa Maria Biak.

Gereja dipenuhi umat dari berbagai kalangan yang ingin melihat secara langsung gembala baru Keuskupan Timika. Kehadiran umat yang memadati gereja menunjukkan antusiasme dan kerinduan umat akan pelayanan pastoral sang uskup.

Baca juga: Komnas HAM Papua dan DPRK Biak Numfor Sepakat Perkuat Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM dan Hukum Adat

Dalam homilinya, Mgr. Bernardus mengajak umat untuk merenungkan makna Paskah dan arti menjadi orang Kristen sejati. Menurutnya, kebangkitan Yesus Kristus bukan saja peristiwa sejarah, melainkan kemenangan atas maut, dosa, dan kejahatan.

“Hari ini kita diajak merenungkan apa arti kita merayakan Paskah, apa arti menjadi orang Kristen dan Katolik, serta bagaimana kita menjalankan tugas perutusan sebagai murid-murid Kristus,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh perjalanan Yesus, mulai dari nubuat para nabi, penderitaan, wafat hingga kebangkitan-Nya, merupakan jalan keselamatan bagi umat manusia. Yesus, kata Mgr.  Bernardus,  bukan hanya nabi biasa, tetapi Mesias dan Juru Selamat dunia.

“Dia adalah Alfa dan Omega, Logos abadi yang menjadi manusia. Melalui Dia, kita dibawa kepada kemuliaan dan sukacita hidup,” katanya di hadapan umat yang mengikuti misa dengan khidmat.

Mgr. Bernardus juga menegaskan bahwa iman Kristen tidak dapat dipahami semata-mata melalui logika manusia atau pendekatan ilmiah semata. Misteri kebangkitan, menurutnya, adalah pengalaman iman yang membuka manusia kepada harapan dan kehidupan kekal.

Dalam bagian refleksinya yang menyentuh, Uskup Bernardus mengingatkan umat bahwa kekayaan sejati bukanlah emas atau harta duniawi, melainkan iman, kasih, dan pengharapan.

“Emas sejati itu bukan kekayaan dunia. Emas sejati adalah iman, kasih, dan pengharapan. Itulah yang Tuhan berikan kepada kita untuk hidup sekarang dan hidup kekal,” tuturnya.

Ia pun mengajak umat untuk percaya bahwa kebangkitan Kristus memberi harapan baru bagi manusia. Tubuh manusia yang fana akan diubah menjadi tubuh mulia bersama Tuhan.

“Tubuh tanah liat ini akan hancur, tetapi Tuhan akan mengenakan kepada kita tubuh kemuliaan-Nya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Paroki Santa Maria Biak, Jecky Samsuddin, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kunjungan pertama Mgr. Bernardus ke Paroki Santa Maria Biak.

“Kami sangat bersukacita karena ini adalah pertama kalinya Bapak Uskup Bernardus datang mengunjungi kami di Biak, khususnya di Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak,” katanya.

Menurut Jecky, kunjungan tersebut menjadi momentum iman yang sangat berarti bagi umat. Ia berharap kehadiran Uskup Bernardus semakin mendekatkan umat kepada Tuhan dan membawa pencerahan rohani bagi seluruh umat paroki.

“Kami berharap kehadiran Bapak Uskup sebagai gembala kami dapat membuat umat semakin bertumbuh dalam iman dan semakin dekat dengan Tuhan,” ujarnya.

Perayaan misa berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Umat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga akhir, sekaligus menjadikan momentum satu tahun episkopal Mgr. Bernardus sebagai ungkapan syukur bersama atas pelayanan pastoralnya di Tanah Papua.

 

Kategori:
Tags:

Terkini