Oleh: joko
Sumber: kantahtanimbar
Baca juga: GBI Milos Saumlaki: Kemuliaan Sejati Lahir dari Karakter Kristus
http://suaraanaknegeri.com | Jakarta –
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memberikan apresiasi terhadap film Tanah Sengketa yang dinilai berhasil mengangkat persoalan nyata di bidang pertanahan yang kerap dihadapi masyarakat.
Menurutnya, karya tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menghadirkan nilai edukasi yang dapat memperluas pemahaman publik mengenai isu-isu fundamental di sektor pertanahan.
Q
Nusron Wahid menilai kehadiran film tersebut menunjukkan bahwa industri perfilman dapat menjadi media strategis dalam menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat.
Baca juga: Pastor Pius Heljanan MSC: Jangan Takut, Tuhan Melindungi Pewarta Kabar Gembira
“Terima kasih dan selamat atas film Tanah Sengketa yang mengangkat isu riil yang dihadapi masyarakat dan memiliki nilai edukatif. Selama ini banyak film yang lebih didominasi unsur hiburan, tapi film ini terdapat dua unsur penting, yaitu hiburan dan edukasi. Karena itu, film ini dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat, terutama terkait isu-isu fundamental seperti pertanahan,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN saat menghadiri Gala Premier Film Tanah Sengketa di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (17/06/2026) malam.
Dorong Kesadaran Isu Pertanahan
Ia menambahkan, pendekatan seni dan perfilman dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan hukum dan pertanahan yang terjadi di lapangan.
Kehadiran film tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat terkait pentingnya tata kelola pertanahan yang adil dan berkelanjutan.
Gala Premier dan Informasi Resmi
Kegiatan Gala Premier Film Tanah Sengketa turut dihadiri sejumlah undangan dan pemangku kepentingan terkait di Epicentrum XXI, Jakarta.





