Kamis, 09 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Uskup KMS Apresiasi Kolaborasi Bupati dan Wakil Bupati Jadikan Teluk Bintuni Tuan Rumah Pesparani IV Papua Barat

Suara Anak Negeri | Teluk Bintuni, Papua Barat – Kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai sambutan Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, , pada pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Teluk Bintuni, Selasa (7/7/2026).

Sejak awal sambutannya, Mgr. Hilarion berhasil mencairkan suasana melalui sebuah pantun yang ditujukan kepada Wakil Bupati Teluk Bintuni sekaligus Ketua Umum Panitia Pesparani IV Papua Barat, .

“HP ini bukan HP biasa, tanda mata dari kekasih hati. Joko Lingara bukan ketua panitia biasa, tanda mata dari Sang Ilahi.”

Baca juga: Bupati Biak Buka Parade Perahu Mansusu dan Wairon di Anggopi : Mengukuhkan Jejak Maritim Leluhur di Panggung Global

Pantun tersebut langsung mengundang senyum dan tepuk tangan para hadirin. Melalui ungkapan sederhana itu, Uskup menyampaikan apresiasi kepada Joko Lingara atas kesediaannya memikul tanggung jawab sebagai Ketua Umum Panitia Pesparani IV Papua Barat.

Suasana semakin akrab ketika Mgr. Hilarion berseloroh mengenai semangat Wakil Bupati terhadap kontingen Teluk Bintuni. Dengan nada bercanda, ia mempertanyakan mengapa Ketua Panitia terlihat tidak netral. Menanggapi hal itu, Joko Lingara menegaskan bahwa dirinya tetap bersikap netral dalam menjalankan tugas kepanitiaan. Namun, sebagai putra daerah, ia tentu berharap kontingen Teluk Bintuni mampu memberikan penampilan terbaik. Jawaban spontan tersebut kembali disambut gelak tawa para tamu undangan.

Di balik suasana penuh keakraban itu, Mgr. Hilarion menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah Pesparani IV Papua Barat merupakan buah dari kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan Gereja. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan Pesparani sebagai pesta iman yang mempersatukan umat sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat.

Baca juga: Bupati Biak Buka Parade Perahu Mansusu dan Wairon di Anggopi : Mengukuhkan Jejak Maritim Leluhur di Panggung Global

Ia menilai Teluk Bintuni tidak hanya siap dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memiliki modal sosial berupa kehidupan masyarakat yang rukun, terbuka, serta menjunjung tinggi nilai toleransi. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menyukseskan kegiatan keagamaan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Papua Barat.

Mgr. Hilarion berharap Pesparani IV Papua Barat mampu melahirkan buah-buah yang baik bagi pembinaan umat Katolik di Papua Barat. Menurutnya, kegiatan ini bukan semata-mata ajang untuk meraih prestasi, melainkan juga menjadi sarana memperdalam iman, meningkatkan kualitas pelayanan liturgi, serta menumbuhkan semangat persaudaraan dan pengabdian kepada Gereja.

Mengakhiri sambutannya, atas nama Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, atas sambutan hangat serta dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pesparani IV Papua Barat, termasuk dukungan pembiayaan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, LP3KD Papua Barat, panitia pelaksana, para dewan juri yang datang dari luar Papua Barat, para imam, biarawan-biarawati, aparat keamanan, para relawan, serta seluruh masyarakat Teluk Bintuni yang telah bergotong royong menyambut dan melayani seluruh kontingen.

Di penghujung sambutannya, Mgr. Hilarion mengucapkan selamat datang, selamat berkompetisi, dan selamat mengikuti seluruh rangkaian Pesparani IV Papua Barat kepada seluruh peserta. Ia berharap setiap kontingen menjadikan Pesparani sebagai momentum untuk memuliakan Tuhan melalui talenta yang dimiliki, mempererat persaudaraan, serta membawa pulang semangat pelayanan yang akan terus bertumbuh demi kemajuan pembinaan Pesparani Katolik di Papua Barat.

(Penulis: Mdh & Bdh)

Kategori:
Tags:

Terkini