Selasa, 09 Juni 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

BRI Saumlaki Bangun Spiritualitas di Tengah Dunia Kerja

Spiritualitas Menjadi Bagian dari Budaya Kerja

Saumlaki– Maluku| Suara Anak Negeri, 09 Juni 2026 – Di tengah tuntutan profesionalisme dan dinamika dunia kerja yang terus berkembang, Persekutuan Pekerja Kristen Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Saumlaki memilih untuk terus merawat kehidupan spiritual sebagai bagian penting dari pengabdian dan pelayanan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui persembahan kesaksian pujian dalam Ibadah Minggu yang berlangsung di Gedung Gereja GPM Ebenhaezer, Jemaat Saumlaki, Minggu (7/6/2026). Kehadiran para pekerja Kristen BRI Saumlaki di hadapan jemaat bukan sekadar untuk mengisi rangkaian ibadah, melainkan menjadi ekspresi iman yang tumbuh di tengah tanggung jawab profesional sehari-hari.

Baca juga: Pastor Pius Heljanan MSC Serukan Persatuan dalam Ekaristi

Dengan penuh keyakinan dan sukacita, para pekerja mempersembahkan pujian sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan. Di balik kesibukan melayani masyarakat melalui sektor perbankan, mereka menunjukkan bahwa kehidupan spiritual tetap memiliki ruang yang penting untuk dipelihara dan dikembangkan.

Menjadikan Iman Sebagai Fondasi Kehidupan
Ibadah yang dipimpin Pendeta Diana Latuasan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita. Persembahan pujian dari Persekutuan Pekerja Kristen BRI Saumlaki menjadi bagian dari kesaksian bahwa nilai-nilai keimanan dapat berjalan seiring dengan tuntutan profesionalisme.

Baca juga: RD. Domincs Baldawins Masriat: Menjadi Roti yang Terpecah bagi Sesama

Bagi para pekerja, iman tidak hanya menjadi urusan pribadi, tetapi juga menjadi fondasi yang membentuk karakter, integritas, dan cara pandang dalam menjalankan tugas.

Pemimpin Cabang BRI Saumlaki, Rian Jaka Pratama, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar rutinitas peribadatan mingguan.

“Ibadah Minggu ini bukan sekadar ibadah rutin, tetapi merupakan momen bagi kami untuk betul-betul sungguh mencari pengenalan yang lebih dalam akan Tuhan, membangun pondasi hidup bersama-Nya, serta memperkuat iman di antara masing-masing pekerja,” ujar Rian Jaka Pratama.

Menurutnya, penguatan spiritual menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan kerja yang sehat dan berintegritas, sekaligus mempererat hubungan antarsesama pekerja dalam semangat kebersamaan.

Menghadirkan Nilai Iman dalam Pelayanan
Sebagai institusi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, BRI tidak hanya dituntut menghadirkan layanan yang profesional, tetapi juga pelayanan yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian.

Karena itu, penguatan spiritual yang dibangun melalui persekutuan dan ibadah diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Nilai-nilai iman yang dipelajari dan dihidupi dalam kehidupan rohani diharapkan mampu tercermin dalam setiap tugas yang dijalankan, mulai dari pelayanan kepada nasabah hingga kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menguatkan Pengabdian untuk Masyarakat Tanimbar
Melalui momentum pelayanan pujian tersebut, Persekutuan Pekerja Kristen BRI Saumlaki berharap semangat iman yang terus dipupuk dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan pekerjaan sekaligus menjadi inspirasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, komitmen untuk menggabungkan spiritualitas dan profesionalisme dipandang sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian.

Persembahan pujian yang menggema di Gereja GPM Ebenhaezer pada Minggu pagi itu menjadi simbol bahwa di tengah dunia kerja yang dinamis, spiritualitas tetap dapat tumbuh, mengakar, dan menjadi sumber kekuatan bagi setiap insan yang mengabdikan diri untuk melayani sesama.(rls:augi/jk)

Kategori:
Tags:

Terkini