Oleh: Johanis Kopong
RD Ponsianus Ongirwalu: Empat Paroki Disiapkan Berstatus Definitif
Saumlaki | suaraanaknegeri.com – Kamis, 22 Oktober 2026. Kedatangan Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra, bersama rombongan di Bumi Duan Lolat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Rabu (21/10/2026), menjadi momentum penting bagi umat Katolik. Kunjungan kanonik yang berlangsung hingga 30 Oktober 2026 ini membawa agenda pelayanan pastoral, penerimaan Sakramen Krisma, serta penetapan definitif sejumlah paroki.
Vikaris Episkopal Kevikepan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, RD. Ponsianus Ongirwalu, menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan kesempatan istimewa untuk memperkuat iman dan pelayanan Gereja di tengah umat.
Kunjungan Kanonik Menjadi Berkat bagi Umat
Menurut RD. Ponsianus Ongirwalu, salah satu agenda penting dalam kunjungan ini adalah penetapan definitif beberapa kuasi paroki menjadi paroki. Selain itu, Uskup juga akan melayani Sakramen Krisma, mengunjungi umat secara langsung, serta memberikan dukungan bagi pertumbuhan kehidupan iman.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan berkat bagi umat Katolik Tanimbar, terutama karena terdapat beberapa kuasi paroki yang akan secara definitif ditetapkan oleh Uskup,” ungkap RD. Ponsianus.
Baca juga: Sinergi Aparat Keamanan Kembali Bersihkan Ladang Ganja di Pegunungan Bintang
Ia berharap, kehadiran Uskup bersama rombongan dapat semakin mempererat hubungan antara gembala dan umat sekaligus memberikan semangat baru bagi perkembangan kehidupan menggereja di wilayah Kevikepan Kepulauan Tanimbar–Maluku Barat Daya (KKT-MBD).
Penyambutan Berlangsung Penuh Sukacita
Kedatangan Uskup Diosis Amboina bersama rombongan di Bandara Saumlaki disambut penuh sukacita oleh umat Katolik dan sejumlah unsur pemerintah daerah. Penyambutan ditandai dengan pengalungan syal sebagai bentuk penghormatan kepada Uskup dan para imam yang turut mendampingi perjalanan kanonik tersebut.
Brampi Moriolkossu mengalungkan syal kepada Mgr. Seno Ngutra, disusul Laurens Anggito selaku Ketua DPRD kepada RD. Agoes Arbol, RD. Ponsianus Ongirwalu kepada RD. Anton Kawole, serta Apolonia Laratmase selaku Ketua Panitia kepada RD. Kornelis Seralarat. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, para pastor, panitia pelaksana, serta umat turut hadir dalam prosesi penyambutan tersebut.
Panitia Pastikan Rangkaian Kegiatan Berjalan
Ketua Panitia HUT Imamat, Apolonia Laratmase, menyampaikan rasa syukur atas kedatangan Uskup dan para imam yang tiba dengan selamat di Saumlaki. Ia menjelaskan, panitia telah berkoordinasi dengan para pastor paroki, Orang Muda Katolik (OMK), serta kelompok Kaum Bapa guna mendukung kelancaran seluruh agenda, termasuk pelayanan Sakramen Krisma dan perayaan syukur 25 tahun imamat.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar atas dukungan dalam pelaksanaan penyambutan dan rangkaian kegiatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang memiliki peran sangat penting dalam membantu kelancaran seluruh rangkaian acara penyambutan,” ujarnya.
Empat Paroki Masuk Agenda Penetapan Definitif
Selama kunjungan kanonik, terdapat empat paroki yang dijadwalkan melaksanakan Misa Syukur Penetapan Definitif, yakni: Paroki Hati Kudus Lauran, Paroki Santa Imakulata Wowonda, Paroki Tri Tunggal Maha Kudus Sifnane, Paroki Santo Yosep Lorwembun.
Selain agenda penetapan paroki, kegiatan juga mencakup pelayanan Sakramen Krisma, rekoleksi kelompok kategorial, jalan santai dan jalan sehat bersama umat, pemberkatan rumah pastoran, serta perayaan syukur 25 tahun imamat RD. Agoes Arbol dan RD. Kornelis Seralarat.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 30 Oktober 2026, ketika Uskup bersama rombongan kembali ke Ambon setelah menyelesaikan kunjungan pastoral di wilayah Kepulauan Tanimbar.
Momentum Penguatan Iman dan Pelayanan Gereja
Kunjungan kanonik ini diharapkan menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin memperdalam iman, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan keterlibatan dalam kehidupan menggereja.
Bagi RD. Ponsianus Ongirwalu, kehadiran Uskup di tengah umat merupakan bagian penting dari pelayanan pastoral yang memberikan penguatan bagi perjalanan iman umat Katolik di Kepulauan Tanimbar. Ia juga berharap para imam senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas perutusan sebagai gembala yang membimbing, mendampingi, dan melayani umat Allah.
Dengan agenda pelayanan sakramental, penetapan definitif sejumlah paroki, dan perayaan syukur imamat, kunjungan kanonik ini diharapkan membawa semangat baru bagi pertumbuhan Gereja Katolik di Bumi Duan Lolat.
(Sumber: RD. Ponsianus Ongirwalu, Vikaris Episkopal Kevikepan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Keuskupan Amboina)



