Rabu, 07 Oktober 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

RD Ponsianus Ongirwalu Berbagi Kasih untuk 20 Anak Hebat

Oleh: Johanis Kopong

​

RD Ponsianus Ongirwalu Berbagi Kasih untuk 20 Anak Hebat

Baca juga: RD Ponsianus Ongirwalu Ajak 15 Anak Hebat Terus Bertumbuh dalam Kasih

​Saumlaki | suaraanaknegeri.com – Rabu, 7 Oktober 2026 — Suasana penuh sukacita mewarnai Perayaan Pesta Santa Perawan Maria, Ratu Rosario Suci, sekaligus Novena kepada Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah hari ke-8 di Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

​Perayaan yang mengambil inspirasi dari Injil Lukas 11:1-4 dengan tema “Maria, Ratu Rosario: Doa yang Membentuk Hati” itu tidak hanya menjadi kesempatan bagi umat untuk memperdalam kehidupan doa, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata kepada anak-anak yang setia mengambil bagian dalam kehidupan menggereja.

​Apresiasi bagi Anak yang Setia Melayani

Baca juga: BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan, Perluas Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia di Taiwan

​Sesudah Perayaan Ekaristi, RD Ponsianus Ongirwalu, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat sekaligus Vikaris Episkopal Kabupaten Kepulauan Tanimbar, memberikan apresiasi kepada Maria Emeliana Teftutul, siswi kelas IX SMP Paulus, yang setia melayani sebagai misdinar sepanjang pekan.

​Apresiasi tersebut diwujudkan dengan membantu melunasi sisa uang sekolah Maria. Bantuan itu menjadi bentuk perhatian sekaligus penghargaan atas kesetiaannya dalam pelayanan.

​Selain itu, perhatian juga diberikan kepada 8 anak Panti Asuhan ALMA yang rajin mengikuti Misa, serta 11 anak sekolah dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMK yang dengan tekun mengikuti Misa pagi dan Novena.

​Bantuan berupa uang transportasi dan uang jajan sekolah tersebut menjadi bentuk sederhana dari semangat berbagi kasih di tengah kehidupan umat.

​Doa, Ketekunan dan Sukacita Anak-Anak

​Bagi anak-anak, perhatian yang diberikan bukan sekadar bantuan materi. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi pengalaman bahwa kesetiaan dalam doa, pelayanan dan kehidupan menggereja mendapat perhatian dari komunitas umat.

​Dalam refleksinya, RD Ponsianus Ongirwalu mengingatkan anak-anak agar tetap tekun belajar, berdoa dan membawa sukacita bagi keluarga maupun Gereja.

​“Kesetiaan kalian hadir di Misa pagi dan berdoa Rosario bukan hal yang sia-sia.”

​Ia juga mengajak anak-anak untuk memahami bahwa doa yang dilakukan dengan hati yang tulus memiliki makna besar dalam pertumbuhan iman.

​“Teruslah rajin belajar, tekun berdoa, dan jadilah anak-anak yang senantiasa membawa sukacita bagi keluarga dan gereja.”

​Orang Tua Dipanggil Menjadi Teladan Iman

​Kepada para orang tua, RD Ponsianus menyampaikan apresiasi atas peran mereka dalam mendampingi anak-anak untuk semakin dekat dengan Tuhan.

​Menurutnya, perhatian orang tua dalam membimbing anak untuk berdoa dan hadir dalam kehidupan menggereja merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan iman anak.

​“Jangan pernah lelah menanamkan benih doa, karena hati yang dibentuk oleh doa Rosario akan tumbuh menjadi benteng kebaikan bagi masa depan mereka.”

​Pesan tersebut sekaligus mengajak keluarga untuk menjadikan doa bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.

​Berbagi Kasih sebagai Wujud Kepedulian

​Kepada seluruh umat Paroki HKY Olilit Barat, RD Ponsianus mengajak agar perayaan Maria Ratu Rosario tidak berhenti pada kegiatan liturgis, tetapi diterjemahkan dalam tindakan nyata melalui kepedulian terhadap sesama.

​“Doa bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana yang membentuk dan melunakkan hati.”

​Semangat tersebut tercermin melalui perhatian kepada anak-anak yang tekun mengikuti Misa pagi dan Novena. Kesederhanaan bantuan yang diberikan menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat hadir melalui tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan.

​Perayaan Pesta Maria Ratu Rosario Suci dan Novena hari ke-8 akhirnya tidak hanya meninggalkan pesan tentang ketekunan dalam doa, tetapi juga tentang pentingnya membangun hati yang peka terhadap kebutuhan sesama.

​Melalui doa Rosario, pelayanan dan berbagi kasih, anak-anak diajak bertumbuh menjadi pribadi yang dekat dengan Tuhan sekaligus memiliki kepedulian terhadap keluarga, Gereja dan lingkungan sekitarnya.

​Semoga semangat kasih yang hadir dalam perayaan tersebut terus menjadi berkat dan menginspirasi semakin banyak umat di Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat untuk hidup dalam doa, pelayanan dan kepedulian.

​Ratu Norkit Monuk Dedesar. Ubilaa Naflahar Ita Didtinemun. Kidabela. SALVE.

​

Kategori:
Tags:

Terkini