Rabu, 23 September 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Menguntai Doa di Batas Negeri: Refleksi Kasih dan Pengabdian RD Ponsianus Ongirwalu pada HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

 

Sentuhan Rohani RD Ponsianus Ongirwalu di Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Kepulauan Tanimbar

​Oleh: Johanis Kopong

Baca juga: Menjaga Kehormatan Pers: PT BPI Gunakan Hak Jawab Selesaikan Sengketa Pemberitaan di Kepulauan Tanimbar

Kepulauan Tanimbar | suaraanaknegeri.com – Selasa, 22 September 2026. Di garis terdepan kepulauan terselatan Indonesia, keheningan dan kekhusyukan menyelimuti pelataran Polres Kepulauan Tanimbar. Di tengah riuk pikuk ketertiban lalu lintas darat yang saban hari dijaga tanpa kenal lelah, jajaran Kepolisian Republik Indonesia bersama unsur masyarakat berkumpul melayangkan nada syukur.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momen reflektif yang tidak hanya merayakan usia pengabdian, tetapi juga memperteguh komitmen iman dan pelayanan bagi masyarakat.

Baca juga: Menakar Angin Politik 2029: Ujian Petahana dan Harapan Baru Penantang

Untaian Doa bagi Sang Penjaga Ketertiban

​Suasana khidmat kian terasa saat doa syukur membumbung ke udara. Mengawali permohonan dengan tanda kemenangan iman, ucapan terima kasih mendalam dipanjatkan atas perlindungan dan kasih setia Pencipta yang senantiasa menyertai perjalanan bangsa, khususnya bagi jajaran Polisi Lalu Lintas di bumi Duan Lolat.

​”Kami mengucap syukur atas dedikasi dan pengabdian seluruh personel Polisi Lalu Lintas yang tanpa lelah menjaga ketertiban, keselamatan, dan kelancaran di jalan raya demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap narasi doa penuh makna tersebut, menegaskan betapa krusialnya peran insan Bhayangkara di jalan raya.

Amanah Undang-Undang dalam Balutan Hikmat Ilahi

​Pengabdian insan Lalu Lintas bukan sekadar tugas rutin, melainkan pengejawantahan dari amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Oleh karena itu, permohonan akan hikmat, kebijaksanaan, keberanian, dan kejujuran menjadi inti harapan agar para petugas senantiasa teguh berdiri sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum yang adil.

​Lebih dari sekadar ketangkasan fisik dan keteguhan mental di lapangan, curahan Roh Kudus memohonkan perlindungan dari segala marabahaya yang senantiasa mengintai petugas di medan tugas.

Kesejahteraan Keluarga dan Kesadaran Masyarakat

​Dukungan keluarga dipahami sebagai benteng utama keberhasilan tugas. Dalam panjatan doa tersebut, kedamaian, sukacita, dan kecukupan rumah tangga turut dimohonkan agar para personel Satlantas Polres Kepulauan Tanimbar dapat menjalankan amanah negara dengan penuh ketenangan serta rasa tanggung jawab yang tinggi.

​Tak lupa, harapan besar disampirkan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Bumi Raja-Raja Maluku, untuk memupuk kebiasaan tertib berlalu lintas.

“Bimbinglah seluruh masyarakat, agar semakin sadar dan tertib dalam berlalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama,” menjadi pesan penutup yang menyentuh nurani setiap pengguna jalan raya.

(Sumber: RD Ponsianus Ongirwalu, Vikaris Episkopal Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar)

Kategori:
Tags:

Terkini