Minggu, 23 Agustus 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Pesona Tenun Tanimbar Curi Perhatian di HUT ke-81 Maluku, Busana Adat Bumi Duan Lolat Tampil Memukau

Paulus Laratmase| Penulis

AMBONSUARA ANAK NEGERI| Dilansir dari tanimbar.go.id, Pesona Budaya Bumi Duan Lolat kembali mencuri perhatian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Maluku. Busana adat dan kain tenun khas Kabupaten Kepulauan Tanimbar tampil memukau dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Maluku yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Ambon, Rabu (19/8/2026).

Baca juga: KKN UMM di Desa Bulang Hadirkan Ruang Belajar Bersama Warga

Dengan mengusung tema “Maluku Bersatu Maju Membangun Negeri”, suasana perayaan semakin semarak dengan hadirnya Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa, yang mengenakan busana adat Tanimbar lengkap.

Keanggunan busana tersebut tidak hanya merepresentasikan identitas dan kekayaan budaya masyarakat Tanimbar, tetapi juga memperlihatkan keindahan motif tenun tradisional yang sarat makna dan nilai kearifan lokal.

Baca juga: KAPP Waropen: Implementasi Otsus Harus Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Mandiri bagi OAP dan UMKM

Penampilan Bupati dan Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar pun mendapat perhatian dari para tamu undangan yang hadir dalam momentum penting bagi masyarakat Maluku.

Gubernur Maluku Kenakan Tenun Kreasi Tanimbar

Kebanggaan terhadap tenun Tanimbar semakin terasa ketika Gubernur Maluku bersama Ketua TP-PKK Provinsi Maluku turut tampil mengenakan busana adat berbahan kain tenun Tanimbar dengan motif yang senada.

Yang semakin membanggakan, kain tenun yang dikenakan Gubernur Maluku dan istri tersebut merupakan hasil karya kreasi tangan langsung Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak.

Karya tersebut kemudian dipercantik melalui proses perancangan dan penjahitan oleh Yunita Marla, seorang desainer sekaligus penjahit lokal yang berdomisili di Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan.

Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bagaimana kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan menjadi karya kreatif yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi.

Karya Anak Tanimbar Tampil di Panggung Maluku

Tampilnya tenun Tanimbar dalam perayaan HUT ke-81 Provinsi Maluku menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kepulauan Tanimbar.

Lebih dari sekadar busana, kain tenun Tanimbar merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Bumi Duan Lolat. Motif, warna, serta proses pembuatannya mencerminkan kekayaan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa produk UMKM dan karya kreatif anak daerah Tanimbar memiliki kualitas yang mampu bersaing dan tampil di ruang publik tingkat provinsi.

Ke depan, pengembangan tenun dan produk kreatif Tanimbar diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi para perajin, desainer, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat.

Kehadiran tenun Tanimbar di panggung perayaan HUT ke-81 Maluku akhirnya menjadi pesan kuat bahwa kebudayaan lokal dapat menjadi sumber kebanggaan sekaligus kekuatan ekonomi daerah.

 

Kategori:
Tags:

Terkini