Senin, 10 Agustus 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Diseminasi Riset Strategis: MPWK UNISSULA Gelar Seminar Hasil Penelitian Perkotaan dan Kebencanaan

SUARA ANAK NEGERI|Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) sukses menyelenggarakan kegiatan akademik penting berupa Seminar Hasil Penelitian Seri 1 dan Seri 2 pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026.

Berlangsung dengan penuh kedisiplinan dan antusiasme akademik tinggi mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB di Gedung Fakultas Teknik Lantai 2 UNISSULA, forum ilmiah bergengsi ini dirancang secara khusus untuk menjadi wadah diseminasi komprehensif bagi riset-riset strategis di bidang penataan ruang, dinamika perkotaan, tata kelola lingkungan, serta problematika keagrariaan kontemporer.

Melalui penyelenggaraan seminar berkesinambungan ini, institusi mempertegas perannya dalam merespons berbagai tantangan pembangunan fisik maupun sosial melalui pemikiran ilmiah yang teruji, sistematis, dan terukur.
Ketua Program Studi S2 MPWK Fakultas Teknik UNISSULA, Dr. Ir. Mohammad Agung Ridlo, M.T., menegaskan urgensi kegiatan ini dalam mencetak karya ilmiah yang berdampak luas.

Baca juga: DIRJEN BIMAS KATOLIK DAN MASA DEPAN KARIER ASN

“Melalui penyelenggaraan seminar hasil ini, MPWK UNISSULA terus mempertegas komitmennya dalam melahirkan riset-riset strategis yang unggul secara akademis.

Kami memastikan setiap gagasan dan hasil kajian mahasiswa tidak hanya memenuhi kaidah ilmiah yang ketat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi serta solusi nyata bagi berbagai problematika tata ruang, keagrariaan, dan lingkungan di Indonesia,” ujar Dr. Agung dalam pembukaan acara.

Penyelenggaraan seminar hasil penelitian ini terbagi ke dalam dua seri guna memastikan proses bedah materi berjalan terarah, mendalam, dan terstruktur.

Baca juga: Lisan dan Tulisan Tidak Selalu Cermin Kepribadian

Pada seri1, diskusi difokuskan untuk membedah dinamika konflik agraria, perkembangan kawasan industri, dan mitigasi bencana lingkungan. Sesi ini menghadirkan tiga orang pemapar yang mengulas fenomena perubahan ruang dari skala peri-urban hingga sistem keamanan lingkungan perkotaan.

Pemapar pertama pada seri ini, Taufik Setyawan, S.T., membawakan materi penelitian mendalam mengenai “Dinamika Konflik Agraria Pada Lahan Pertanian Di Kawasan Peri-Urban Kecamatan Colomadu”, yang menyoroti pergeseran fungsi lahan serta benturan kepentingan antara sektor pertanian dan alih fungsi lahan.

Selanjutnya, Santi Inderawati, S.T., M.M., memaparkan hasil penelitiannya yang bertajuk “Preferensi Pemilihan Lokasi Permukiman di Kawasan Industri Berdasarkan Tingkat Upah Pekerja Industri (Studi Kasus Kabupaten Kendal)”, sebuah kajian empiris yang mengaitkan faktor ekonomi buruh dengan pola spasial hunian di sekitar wilayah industri. Pemapar ketiga pada sesi ini, Yanuar Arifin, S.T., mengulas topik strategis mengenai “Safeguard Implementasi Penanganan Banjir Kota Semarang (Sungai Plumbon)”, yang menitikberatkan pada pentingnya perlindungan sosial dan lingkungan dalam proyek infrastruktur pengendalian banjir.

Seluruh paparan dari ketiga peneliti tersebut ditanggapi, diuji, dan dibahas secara kritis serta konstruktif oleh dua dosen pembahas senior, yakni Dr. Ir. Mohammad Agung Ridlo, M.T. dan Dr. Ir. Slamet Riyadi Bisri, M.B.A.
Sementara itu, untuk seri 2, fokus perhatian dialihkan untuk membedah isu pariwisata berkelanjutan, potensi tata kelola wilayah pesisir, daya dukung lingkungan, serta fenomena penataan ruang perkotaan. Diskusi diawali oleh Sumantri, S.T., yang memaparkan riset bernilai strategis dengan judul “Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Berkelanjutan Taman Nasional Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur Berbasis Daya Dukung Kawasan”, di mana keterbatasan ekologis menjadi acuan utama dalam pengembangan destinasi. Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh Reika Chandrayanti, S.T., yang menyajikan penelitian bertajuk “Penerapan Desain dan Karakteristik Rumpon Bambu dalam Upaya Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pesisir di Kampung Tambakrejo”, sebuah inovasi terapan lokal untuk menjaga ekosistem dan keberlanjutan wilayah pantai.

Sesi kedua ini ditutup oleh pemaparan Farid Nugroho, S.T., yang membawakan kajian kritis mengenai “Analisis Pola Urban Sprawl Terhadap Kawasan Pertanian di Kota Salatiga” guna mengidentifikasi dampak penyebaran pemukiman terhadap ketahanan lahan pangan.

Rangkaian gagasan dan temuan ilmiah pada Seri 2 ini ditelaah secara cermat oleh tim dosen pembahas yang terdiri dari Dr. Mila Karmilah, S.T., M.T. dan Dr. Setiawan Widiyoko, S.T., S.H., M.Si., M.Kn.

Dalam proses penelaahan tersebut, para dosen pembahas memberikan ulasan mendalam yang mencakup berbagai parameter ilmiah mendasar untuk memastikan kualitas akademis para peneliti. Evaluasi diawali dengan menguji kesesuaian antara judul dan substansi materi, ketercapaian maksud, tujuan, serta manfaat penelitian, hingga pemenuhan aspek keaslian riset (originality). Tinjauan juga dilakukan secara menyeluruh terhadap bagian landasan teori, yang meliputi aspek kekinian pustaka yang digunakan, relevansi literatur terhadap topik, kelengkapan rujukan, serta ketepatan tata cara pengutipan. Pada bagian metodologi penelitian, penilaian menyoroti ketepatan metode yang dipilih terhadap pencapaian tujuan, kejelasan perincian data yang dibutuhkan, hingga keshahihan teknik pengumpulan dan pengolahan data di lapangan.

Di sisi lain, pada bagian hasil dan pembahasan, tim pembahas menitikberatkan perhatian pada ketepatan penyajian visual data berupa tabel, grafik, dan peta agar disajikan secara informatif dan sesuai kaidah geospasial, ketajaman analisis yang dikaitkan dengan pisau analisis teori, penyusunan draf artikel ilmiah yang siap dipublikasikan, serta pencapaian kebaruan ilmiah (scientific novelty). Penilaian komprehensif ini kemudian ditutup dengan evaluasi terhadap performa presentasi masing-masing pemapar, yang mencakup kejelasan penyampaian materi, tingkat penguasaan konsep, serta ketangkasan dan ketepatan argumentasi para peneliti dalam merespons setiap pertanyaan pada sesi tanya jawab. Melalui penyelenggaraan seminar yang ketat dan berkualitas ini, MPWK UNISSULA terus menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam melahirkan karya-karya ilmiah bereputasi tinggi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran yang nyata bagi pemecahan berbagai permasalahan tata ruang, permukiman, dan lingkungan di Indonesia.

“Seminar hasil penelitian ini menjadi wadah diseminasi penting bagi riset-riset kebencanaan, tata ruang, dan ekologi kawasan. Kami berharap seluruh temuan ilmiah ini dapat menjadi acuan berharga, baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun pengambil kebijakan pembangunan daerah,” tegas Dr. Agung menutup wawancara.
Seminar hasil penelitian Seri 3 sampai seri 5 akan dilaksanakan dalam bulan agustus 2026. Informasi tentang MPWK FT UNISSULA hubungi Humas Program Studi S2 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK), Fathin: 08985568690.

Laporan : M Ridlo

Kategori:
Tags:

Terkini