Kamis, 09 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

AKU AKAN MENUNGGUMU

Syair: Rizal Tanjung


Aku akan menunggumu
hingga waktu lupa menghitung usia,
hingga langit menutup kitab senja,
dan bintang terakhir memadamkan namanya.

Baca juga: PEREMPUAN DI TIKUNGAN

Pernah aku menjadi angin
yang mengecup sunyi rambutmu,
pernah menjadi laut
yang memeluk setiap perahu
dengan harapan kau pulang.

Namun kau selalu menjelma musim,
singgah sekejap,
lalu gugur
di ranting-ranting takdir.

Jika kelak aku lahir kembali,
biarlah menjadi doa
yang mengetuk pintu langit
dengan suara paling lirih.

Baca juga: "Sayap Terakhir di Balinggama"

Sebab mencintaimu
adalah rumah yang tak pernah selesai kubangun,
dan menunggumu
adalah matahari yang setia terbit
meski fajar tak lagi mengingat namaku.

Bila dunia akhirnya padam,
dan semesta menjadi sunyi,
aku masih akan berbisik
kepada keabadian:

aku akan menunggumu,
bahkan setelah waktu
berhenti bermimpi.

Kategori:
Tags:

Terkini