Jumat, 22 Mei 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Pemda Supiori Meninjau dan Menyerahkan Bantuan kepada Korban Diare Massal

Penulis : Christofilus Rumaropen

Suara Anak Negeri | Supiori, Rabu 20 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Supiori bergerak cepat dalam merespons peristiwa diare massal yang terjadi di Kampung Yamnaisu, Pulau Rani, Distrik Kepulauan Aruri. Bupati dan Wakil Bupati Supiori bersama jajaran pemerintah daerah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan darurat kepada para korban yang terdampak akibat dugaan keracunan makanan yang tidak layak konsumsi.

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Supiori Hadiri “Makan Sumbang” Jemaat GKI Diaspora Sorendiweri.

Peristiwa darurat ini berlangsung sejak Senin, 18 Mei 2026 hingga Rabu, 20 Mei 2026, dan sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat setempat. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sebanyak 60 warga menjadi korban, dengan kondisi mengalami gangguan kesehatan serius berupa diare massal setelah mengonsumsi makanan yang diduga sudah tidak layak dikonsumsi.

Dari total korban tersebut, 59 orang berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, sementara 1 orang anak berusia 6 tahun dinyatakan meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang memburuk. Kejadian ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Supiori karena menyangkut keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

Dalam kunjungan kerja darurat tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Supiori didampingi sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Supiori, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), anggota DPRK Kabupaten Supiori, Kepala Distrik Kepulauan Aruri, Kepala Kampung Yamnaisu Rani, serta Kapolsek Supiori Selatan.

Baca juga: OTORITARIANISME BARU: DARI PESTA BABI HINGGA „ANIMAL FARM“

Kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi bentuk respons cepat sekaligus memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan penanganan yang memadai. Selain meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak, pemerintah juga melakukan langkah tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan logistik dan medis guna meringankan beban warga.

Dalam aksi tanggap darurat tersebut, pemerintah menyerahkan paket sembako secara langsung kepada 60 korban diare massal, sebagai bentuk bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.

Selain itu, bantuan medis berupa obat-obatan darurat juga diserahkan kepada Kepala Puskesmas Kepulauan Aruri guna mempercepat proses penanganan kesehatan bagi warga yang masih dalam pemulihan serta mencegah penyebaran kasus lebih lanjut di lingkungan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Supiori menegaskan bahwa penanganan kejadian ini akan terus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta pemerintah distrik dan kampung agar kondisi masyarakat segera pulih dan aktivitas warga dapat kembali normal.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan serta menjaga kebersihan dan keamanan pangan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Pemerintah daerah juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya seorang anak dalam kejadian tersebut, serta berharap seluruh korban yang masih dalam masa pemulihan dapat segera sehat dan kembali beraktivitas seperti biasa. BB

Kategori:
Tags:

Terkini