Karya: Ilhamdi Sulaiman
(dari lidah bercabang)
–
Tuhan,
ajarkan kami cara mencangkul langit
mengkapling
udara
tanah
air
yang bisa kami lipat
menjadi sertifikat
atas nama kami,anak, istri,
wanita -wanita yang kami sembunyikan di balik doa-doa gelap
dan hukum yang pura-pura
tak melihat.
Baca juga: NYANYIAN AKHIR ZAMAN
Tuhan,
bisikkan pada kami peta rahasia
di mana para pencuri menyimpan hartanya,agar kami tak perlu mencuri cukup memanen
dari ladang yang dirampok
dan memberikan hasilnya kepada partai sebagai balas jasa
tanpa mengurangi gaji
yang kami anggap suci.
Tuhan,
jadikan kami bayangan
yang tak tersorot langkah
yang tak berbekas di tanah
nama yang tak tercatat
di berkas perkara
agar bapak-bapak kami
tetap terhormat di mimbar,
suami-suami kami tetap pulang dengan senyum yang bersih
dan cinta gelap kami tetap berdenyut
di sela amplop dan janji negara.
Tuhan,
biarkan kami lihai bermain mata
dengan hukum yang kami pelihara
yang kami ajak berdansa
dalam gelap
hingga keadilan menjadi sekadar kata
yang kami eja sambil tertawa.
Aamiin.
Padang, 4 Mei 2026
Baca juga: Bilingual Poems on Happy World Book Day 2026 by Leni Marlina, Anto Narasoma and Ramli Djafar



