Chris Rumaropen)/ Penulis
–
SUARA ANAK NEGERI | SUPIORI – Pemerintah Kabupaten Supiori bersama PT PLN (Persero) merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Wabudori dengan kapasitas 1,2 Megawatt (MW). Proyek strategis ini akan dibangun di wilayah Distrik Supiori Barat.
Baca juga: Kepala Distrik Supiori Selatan Tinjau Kondisi Turbin PLTMH Marsriw yang Rusak
Rencana pembangunan ini dibahas dalam pertemuan koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Supiori, Heronimus Mansoben, bersama jajaran manajemen PLN, antara lain Raja Muda Siregar, Roberth Rumsaur, dan Yusri Febianto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mendukung target elektrifikasi untuk 554 kampung di seluruh Tanah Papua, yang didukung oleh anggaran mencapai Rp2,5 triliun.
Manfaat untuk Ribuan Rumah Tangga
Baca juga: Saling Berbagi Ilmu, DPRD Maros Kunjungi DPRK Biak
PLTM Wabudori yang memanfaatkan potensi aliran Sungai Wabudori ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028. Jika sudah berjalan, pembangkit ini mampu melayani kebutuhan listrik bagi lebih dari 1.600 rumah tangga di wilayah tersebut.
Selain bertujuan memperluas jangkauan akses energi, proyek ini juga memiliki nilai lebih karena menggunakan sumber energi bersih yang ramah lingkungan. Keberadaan PLTM ini nantinya juga akan memperkuat sistem kelistrikan secara menyeluruh, termasuk mendukung kestabilan pasokan listrik di wilayah Biak dan sekitarnya.
Tinjauan Lokasi
Usai melaksanakan pembahasan teknis, tim dari PLN bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Supiori langsung melakukan peninjauan ke lokasi rencana pembangunan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan aspek teknis lainnya agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.
Pemerintah berharap, pembangunan infrastruktur energi ini dapat berjalan lancar sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.



