Minggu, 01 November 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Musda SatuPena Sumbar Sukses Digelar: Yozarwardi Resmi Pimpin Periode 2026–2031

Selamat Kepada Nakhoda Baru SatuPena Sumbar (Yozarwardi) dan Selamat Kepada Ketua Lama yang Sekarang Diamanahkan Sebagai Ketua SatuPena se-Sumatra (Sastri Bakry)
–

PADANG —Suaraanak.negeri.com. Suasana khidmat dan juga hangat menyelimuti Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Minggu (2/11/2026). Di tempat bersejarah inilah, Musyawarah Daerah (Musda) DPD Perkumpulan Penulis SatuPena Provinsi Sumatera Barat resmi menetapkan Ir. Yozarwardi Usama Putra, S.Hut., M.Si. sebagai nakhoda baru untuk memimpin organisasi kepenulisan tersebut pada periode 2026–2031.

Agenda penting ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Jumaidi, S.Pd., M.Pd.

Baca juga: DI PUNCAK ADA KOTA JAYAPURA, DI HATI ADA PERSAUDARAAN: SIAPA SESUNGGUHNYA PEMENANG PESPARANI II PAPUA?

Terpilihnya Yozarwardi melalui proses musyawarah mufakat yang matang oleh Tim Formatur. Tim ini sendiri beranggotakan figur-figur penggerak literasi daerah, yakni Yozarwardi Usama Putra, Armaidi Tanjung, Rita Novita, Yurnaldi, serta Ketua Demisioner Sastri Bakry.

Baca juga: BENARKAH STATUS BENCANA NASIONAL BISA MEMBEBASKAN KONGLOMERAT DARI JERAT HUKUM KEBAKARAN HUTAN?

Ketua Panitia Musda, Armaidi Tanjung, mengungkapkan bahwa proses penjaringan bakal calon telah dimulai jauh hari, yakni sejak 20 September hingga 20 Oktober 2026, melalui partisipasi terbuka di Grup WhatsApp anggota serta formulir digital. Dari penjaringan tersebut, terjaring sembilan nama kandidat sebelum akhirnya dikerucutkan menjadi lima besar Tim Formatur.

Sebanyak sembilan nama terjaring sebagai nominasi Calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Penulis SatuPena Provinsi Sumatera Barat periode 2026 – 2031. Kesembilan nama tersebut merupakan usulan dari lebih 200 anggota SatuPena Sumbar yang terdaftar.

Kesembilan nominasi tersebut dipilih secara bertahap melalui pemungutan suara daring (online) sebulan yang lalu. Tiga nama dengan perolehan suara tertinggi kemudian ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) untuk dipilih Tim Formatur. Musda berlangsung pada Minggu, 1 November 2026 di Auditorium Gubernur Sumbar

Ketua DPD SatuPena Sumbar, Sastri Bakry, di Sekretariat SatuPena Sumbar Jalan Cindua Mato Nomor 13 Padang, beberapa wakru lalu juga menyampaikan rasa syukur dan gembiranya atas banyaknya nominasi yang muncul. “Saya sempat cemas jika tidak ada pengganti, karena saya sangat menginginkan adanya regenerasi di SatuPena Sumbar,” ujar Sastri yang kini terpilih sebagai Koordinator SatuPena se-Sumatera.

“Kesembilan nama ini adalah penulis dan tokoh literasi yang kuat di bidangnya masing-masing,” kata Sastri. Berdasarkan urutan abjad, sembilan nama yang diusulkan tersebut adalah Armaidi Tanjung, Dilla, Hasanuddin, Leni Marlina, Pinto Janir, Ranti Arastri, Rita Novita, Yozarwadi Usama Putra, dan Yurnaldi.

Sastri menjelaskan, penjaringan nama dilakukan melalui WhatsApp Group (WAG) dan Google Form anggota. Dari hasil rekapitulasi, terjaring 10 nama termasuk dirinya. Namun setelah musyawarah, ditetapkan sembilan nama di luar dirinya.

Selanjutnya, anggota SatuPena Sumbar diberikan kesempatan untuk memilih tiga nama yang akan menjadi Tim Formatur. Nantinya, empat nama dengan perolehan suara tertinggi akan menjadi Tim Formatur bersama Ketua DPD demisioner untuk memilih Ketua DPD SatuPena Sumbar dan menyusun kepengurusan lima tahun ke depan.

SatuPena Sumbar menggabungkan sistem digital dan musyawarah langsung di Musda, sehingga anggota yang tidak berkesempatan hadir tetap diberi ruang untuk mengusulkan nama calon ketua. Hal ini sesuai dengan apa yang  dituturkan Sastri Bakry yang didampingi Armaidi Tanjung, Sekretaris SatuPena Sumbar beberapa waktu lalu.

Musda SatuPena Sumbar merupakan forum tertinggi organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru, laporan pertanggungjawaban Ketua periode sebelumnya sekaligus membahas arah dan program kerja organisasi periode 2026–2031.

“Perolehan suara formatur mencatat Yozarwardi 19 suara, Armaidi Tanjung 19 suara, Rita Novita 18 suara, Yurnaldi 11 suara, beserta Ketua Demisioner. Mengingat Leni Marlina dengan perolehan 12 suara berhalangan hadir pada kesempatan tersebut, posisinya dalam formatur kemudian digantikan oleh Yurnaldi,” jabar Armaidi dengan transparan.

Melalui Musda SatuPena Sumbar ini, diharapkan terpilih ketua yang dapat melanjutkan pengembangan organisasi, memperkuat jejaring penulis, serta mendorong pertumbuhan ekosistem literasi dan kepenulisan di Sumatera Barat di tingkat nasional dan internasional.

Selain menjadi ajang pemilihan ketua, Musda ini juga menjadi momentum bagi para anggota untuk mempererat kebersamaan dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam memajukan dunia kepenulisan dari Ranah Minang untuk Indonesia dan dunia global.

Kesuksesan dan semarak kegiatan Musda SatuPena Sumbar 2026 tentu tidak akan terwujud tanpa dedikasi, antusiasme, serta kehadiran yang luar biasa dari seluruh anggota SatuPena Sumbar dan para peserta Musda.

Panitia dan kepengurusan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dan peserta yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta pikiran. Keaktifan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam rangkaian proses penjaringan, dinamika musyawarah, hingga jalannya acara hari itu merupakan bukti nyata kecintaan yang mendalam terhadap dunia literasi. Peran aktif seluruh anggota dan peserta inilah yang menjadi denyut nadi utama dan kekuatan terbesar bagi kelangsungan serta kemajuan rumah bersama perkumpulan para penulis ini.

Dalam pidato perdananya setelah resmi mengemban amanah besar ini, Yozarwardi, yang sehari-hari juga mengabdi sebagai Asisten II Setdaprov Sumbar Bidang Perekonomian dan Pembangunan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam.

“Mari kita bersama-sama membangun penulis yang berdaya, bermanfaat, bermartabat, dan berkelanjutan,” ajak Yozarwardi, sosok figur publik yang juga telah menelurkan karya lewat tiga buku tulisannya.

Ia menyadari sepenuhnya bahwa tantangan dunia kepenulisan di era modern ini semakin kompleks. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinannya, SatuPena Sumbar akan berfokus tidak hanya pada peningkatan kuantitas, tetapi juga kualitas karya literasi.

“Perang kita hari ini adalah melawan dampak negatif gawai serta pengaruh luar yang meresahkan. Dengan menggiatkan tradisi menulis di kalangan generasi muda, mulai dari tingkat nagari, sekolah, hingga kampus, kita berikhtiar menjadikan literasi sebagai benteng pertahanan karakter bangsa,” tegas Yozarwardi, yang kecintaannya pada dunia puisi telah terpupuk sejak duduk di bangku SMP.

Menambah kehangatan suasana Musda, beliau bahkan sempat memukau seluruh audiens dengan membacakan sebuah karya puisi secara gemilang di atas podium.

Mewakili Gubernur Sumbar, Jumaidi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus periode 2022–2026 di bawah kepemimpinan Sastri Bakry.

“Selama lima tahun masa baktinya, SatuPena Sumbar telah menorehkan kontribusi luar biasa dalam menggerakkan denyut literasi serta membentengi masyarakat dari ketergantungan gawai. Berbagai program nyata seperti lomba menulis, peluncuran dan bedah buku, seminar, hingga panggung pertunjukan literasi telah sukses dihadirkan,” puji Jumaidi.

Lebih dari itu, kiprah SatuPena Sumbar bahkan telah sukses mengharumkan nama ranah minang ke kancah global melalui ajang International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) yang telah diselenggarakan sebanyak empat kali dengan menghadirkan delegasi dari puluhan negara sahabat.

Sementara itu, Sastri Bakry, yang kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Koordinator Ketua SatuPena se-Sumatera, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pengurus, anggota setia, serta mitra strategis baik dari jajaran pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga vertikal, BUMN/BUMD, sektor swasta, hingga perorangan, yang selama ini senantiasa menyokong perjalanan SatuPena Sumbar.

Sebagai penutup rangkaian acara, diumumkan pula struktur lengkap kepengurusan DPD SatuPena Sumbar periode 2026–2031. Posisi Ketua dipercayakan kepada Yozarwardi Usama Putra, didampingi oleh Yurnaldi dan Ranti Arastri sebagai Wakil Ketua, Armaidi Tanjung sebagai Sekretaris, Jias Mengki sebagai Wakil Sekretaris, Rita Novita sebagai Bendahara, serta diperkuat oleh jajaran Dewan Pakar dan Dewan Pengawas yang siap membawa SatuPena Sumbar semakin bersinar dalam mengabdi untuk negeri. (*Leni M. – SAN)

Kategori:
Tags:

Terkini