Penulis/ Yohanis Rumaropen
–
SUARA ANAK NEGERI | BIAK, 2 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, melakukan kunjungan ke sejumlah satuan pendidikan di wilayah, Sabtu (2/5). Rangkaian kegiatan dimulai dari SD Inpres Yafdas, dilanjutkan ke Kampung Warberik, dan ditutup di Kampung Syabes—tiga lokus yang menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok.
Di hadapan ratusan siswa dari ketiga lokasi tersebut, Wakil Bupati menyampaikan pesan moral sederhana namun mendalam:
“Anak-anak harus rajin belajar, tapi sebelum itu, rajinlah berdoa. Sayangi mama dan papa, kakak dan adik, serta bapak dan ibu guru.”
Respons spontan para siswa—“Sayang!”—menjadi bukti bahwa afeksi dan relasi emosional merupakan fondasi awal dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini selaras dengan prinsip pendidikan holistik, di mana dimensi afektif (emosi dan nilai) tidak dipisahkan dari ranah kognitif (pengetahuan).
Baca juga: PLTM Wabudori 1,2 MW Siap Dukung Pemerataan Listrik di Wilayah Supiori
Wakil Bupati menegaskan bahwa ilmu pengetahuan adalah senjata utama bagi generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.
“Demi kejayaan nusa dan bangsa, kita bersatu untuk Indonesia jaya,” ujarnya, mengajak siswa menyebut nama Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, sebagai bentuk pengenalan kepemimpinan daerah sejak dini.
Melalui nyanyian bersama bertema “Belajar, Bergerak, Bermakna”, suasana interaksi berubah menjadi ruang partisipatif yang mendorong anak-anak untuk percaya diri, saling belajar, dan memaknai pendidikan sebagai proses kolaboratif:
“Aku bisa belajar dari ilmumu. Kamu bisa belajar dari yang ku tahu.”
Pesan ini mencerminkan filosofi pembelajaran gotong royong, yang relevan dengan semangat Merdeka Belajar dan prinsip BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif)—nilai dasar ASN yang juga diinternalisasi dalam layanan publik Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.
Kunjungan ke SD Inpres Yafdas, Kampung Warberik, dan Kampung Syabes—yang masing-masing mengusung semangat lokal seperti “Bonggani Melayani Bangsa”—menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses pendidikan berkualitas hingga ke tingkat kampung, sekaligus memperkuat ikatan sosial antara negara dan warganya melalui pendekatan yang humanis dan inklusif.
Dengan demikian, Hardiknas 2026 di wilayah pesisir Biak Numfor bukan hanya perayaan, tetapi praktik nyata pendidikan yang memanusiakan manusia—dimulai dari kasih sayang, diperkuat oleh ilmu, dan diarahkan untuk kejayaan bangsa.



