Rabu, 09 September 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Anggota Baleg DPR RI Toni Tesar: Aspirasi Papua Utara Akan Didorong Masuk Prolegnas 2027, Apresiasi Tinggi untuk Gerakan “Kaki Abu”

Penulis: Anis Rumaropen

Biak | Suara Anak Negeri – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Dapil Papua, Toni Tesar, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi pembentukan Provinsi Papua Utara agar masuk dalam daftar prioritas Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2027. Pernyataan ini disampaikan melalui keterangan suara (voice note) pada Selasa malam (8/9/2026), usai melakukan serangkaian konsolidasi dengan tokoh masyarakat, kepala kampung, dan pemerintah daerah di wilayah Saireri (Biak Numfor, Supiori, Yapen, dan Waropen).

Baca juga: Menyapu Bayang-Bayang Hitam di Tabir Hijau Pegunungan Bintang

Toni Tesar, yang juga merupakan anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, menjelaskan bahwa momentum dukungan politik dari para Bupati di wilayah Saireri—yang telah dideklarasikan sejak Juli 2025—serta akar sejarah perjuangan sejak deklarasi almarhum Yusuf Melianus Maryen pada 2012, menjadi landasan kuat bagi percepatan legislasi.

Sebagai anggota Baleg, kami sedang membahas persiapan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan masuk ke dalam prioritas Prolegnas 2027. Kami akan menyampaikan kepada pimpinan DPR, Baleg, dan Komisi II agar aspirasi masyarakat Saireri dapat diakomodir secara serius,” ujar Toni Tesar.

Sinergi Pembangunan: Dari Keadilan Wilayah hingga Pusat Keantariksaan

Baca juga: Menyemaikan Benih Faith dan Karakter: Sentuhan Kasih Pastor Paroki HKY Olilit Barat untuk Pelayan Altar Cilik

Dalam keterangannya, Toni Tesar menyoroti bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Papua, khususnya Biak Numfor, semakin meningkat. Hal ini terlihat dari rencana pengembangan Biak sebagai pusat peluncuran antariksa oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ia menekankan bahwa keberadaan infrastruktur strategis nasional ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Pemerintah pusat memberikan perhatian baik, terutama terkait kapasitas Biak dan Supiori sebagai pusat keantariksaan. Namun, kita harus bijak menyampaikan agar dampak pembangunan BRIN ini benar-benar dinikmati oleh masyarakat setempat. Kesejahteraan rakyat harus menjadi tujuan akhir dari setiap proyek strategis nasional,” jelasnya.

Apresiasi Khusus untuk Tim Percepatan “Kaki Abu”

Toni Tesar memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap peran serta masyarakat akar rumput, khususnya Tim Percepatan DOB “Kaki Abu” yang dipimpin oleh Benyamin Wayangkau. Ia menilai gerakan ini sebagai contoh ideal partisipasi publik yang tulus, tanpa motif ekonomi atau ketergantungan pada anggaran pemerintah daerah.

Satu hal yang luar biasa adalah tim ‘Kaki Abu’. Mereka bergerak tanpa biaya, tanpa dukungan APBD, namun memiliki semangat konsolidasi yang luar biasa. Mereka terus melakukan pertemuan dengan kami di DPR maupun dengan pimpinan daerah di empat kabupaten. Ini adalah semangat murni yang patut diapresiasi karena tidak ada kepentingan untuk mendapatkan uang, melainkan murni untuk masa depan daerah,” tegasnya.

Fokus pada Kepentingan Jangka Panjang

Menutup keterangannya, Toni Tesar mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah Saireri untuk menjaga soliditas dan fokus pada visi jangka panjang. Ia mengingatkan bahwa perjuangan pembentukan provinsi baru bukan tentang keuntungan sesaat, melainkan tentang warisan pembangunan dan keadilan bagi generasi mendatang.

Kita tidak bicara tentang kepentingan hari ini, tapi kita bicara tentang kepentingan masa depan masyarakat Saireri di empat kabupaten ini. Mari kita bekerja sama dengan semangat yang sama untuk memajukan daerah kita,” pungkasnya.

Kategori:
Tags:

Terkini