Puisi Anto Narasoma
–
relokasi pulau rempang
seperti kobaran api
kehilangan asap
Baca juga: TORA BUNGA GENJER — “DUKA IBU PERTIWI”
tiap titik bara yang menyeruak ke dasar kesedihan, memancar
ke dalam sikap
lalu,
menatap dengan mata
merasakan dengan jiwa,
karena mata hati akan
membuka pesta besar
dari balik tabir kepentingan materi
pada tepian pantai
perahu-perahu nelayan
sejak lama membuang sauh, menghimpun
air mata di atas kegelisan, andaikan terbuang dari pulau rempang
Baca juga: Leni Marlina's Bilingual (English - Indonesia) Short Story: "DEW AND MOSS"
gas air mata
dan gagang senjata
tak mampu mematahkan
kemarahan ibu-ibu melayu yang membara
seperti api
maka,
tetaplah di garis pijakanmu. meski diberondong kebijakan tak berpihak,
harga diri adalah
hidup matinya tanah ini
sekali bertahan jadilah batu. karena perlawanan
bukanlah melawan,
hanya satu yang ada di genggaman tanganmu :
harga diri !
Palembang
28 September 2023


