Sabtu, 03 Oktober 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

RD Ponsianus Ongirwalu Berbagi Kasih untuk 25 Anak Hebat

​Oleh: Johanis Kopong

 

​

Baca juga: Ketika Masyarakat Adat Yamdena Bersua: Suara dari Tanah Leluhur untuk Menjaga Hutan

​Mengenal Tuhan Melalui Kasih dan Kepedulian, Berbagi Kasih Setelah Perayaan Ekaristi

Saumlaki | suaraanaknegeri.com – Sabtu, 3 Oktober 2026. Sesudah Perayaan Ekaristi Kudus, suasana hangat dan penuh sukacita terasa di pelataran Gereja Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

​Dalam suasana tersebut, Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu, berbagi kasih kepada 25 anak yang berasal dari perwakilan anak-anak SEKAMI, Putra-Putri Altar (PPA), serta anak-anak Panti Asuhan ALMA.

Baca juga: RD Ponsianus Ongirwalu: Tangan Tuhan yang Tak Terlihat, Engkau Tidak Pernah Berjalan Sendirian

​Bantuan berupa uang transportasi dan uang jajan sekolah itu menjadi bentuk perhatian sederhana kepada anak-anak, sekaligus bagian dari penghayatan iman dalam rangka Novena kepada Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah hari ke-4.

​Mengenal Tuhan, Bukan Sekadar Tahu

​Momen berbagi kasih tersebut sejalan dengan tema novena, “Mengenal Tuhan, Bukan Sekadar Tahu”, yang terinspirasi dari Injil Lukas 10:17-24.

​Pesan Injil mengajak umat untuk tidak berhenti pada pengetahuan tentang Tuhan, tetapi menghadirkan iman melalui kehidupan nyata, termasuk dalam kepedulian dan kasih terhadap sesama.

​Dalam semangat tersebut, bantuan kepada 25 anak tidak semata-mata dilihat dari nilai materi yang diberikan. Perhatian itu menjadi tanda adanya relasi kasih antara komunitas Gereja dengan anak-anak yang terus bertumbuh dalam iman, pendidikan, dan pelayanan.

​Anak SEKAMI: Uang Jajan Kecil, Syukur yang Besar

​Bagi anak-anak SEKAMI, perhatian tersebut menjadi pengalaman sederhana yang memberikan makna. Mereka merasakan bahwa perhatian Gereja tidak hanya hadir dalam kegiatan doa dan pembinaan iman, tetapi juga menyentuh kebutuhan sehari-hari.

​“Terima kasih banyak, Pastor! Uang jajan ini buat beli bekal sekolah hari ini. Kami senang sekali karena Pastor tidak cuma mengajar kami berdoa di SEKAMI, tapi juga peduli dengan kebutuhan kecil kami sehari-hari.”

​Ungkapan tersebut menggambarkan rasa syukur anak-anak atas perhatian yang mereka terima.

​PPA: Melangkah dalam Pelayanan

​Sementara bagi anak-anak PPA, bantuan transportasi menjadi dukungan kecil yang membantu mereka menjalankan aktivitas sekolah sekaligus pelayanan di altar.

​“Uang transportasi ini sangat membantu kami untuk perjalanan ke sekolah dan bolak-balik melayani di altar. Melayani Tuhan itu mengesankan, dan hari ini kami belajar bahwa Tuhan selalu mencukupi setiap langkah pelayanan kami.”

​Bagi mereka, pelayanan di altar menjadi bagian dari proses mengenal Tuhan melalui tindakan nyata dan kesediaan untuk melayani.

​Anak-Anak Panti Asuhan ALMA: Kasih yang Menguatkan

​Rasa syukur juga disampaikan anak-anak Panti Asuhan ALMA. Bantuan transportasi yang diberikan dipandang sebagai dukungan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan mereka menuju sekolah.

​“Bantuan uang transportasi dari Pastor Paroki hari ini menjadi jawaban doa kami untuk berangkat sekolah. Di momen Novena Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah ini, kami sungguh merasakan bagaimana Bunda Maria dan Yesus tidak pernah membiarkan kami berjalan sendiri.”

​Senyum dan sukacita anak-anak menjadi bagian dari suasana perjumpaan yang penuh kekeluargaan tersebut.

​Pesan RD Ponsianus Ongirwalu

​Kepada 25 anak yang hadir, Pastor Paroki HKY Olilit Barat memberikan pesan agar mereka terus bertumbuh dalam iman, pendidikan, serta pelayanan.

​“Anak-anakku yang terkasih, hari ini dari Injil Lukas kita belajar bahwa orang yang mengenal Tuhan adalah orang yang hidupnya dipenuhi rasa syukur dan mau berbagi. Tahu tentang Tuhan saja tidak cukup kalau hati kita keras. Tetapi ketika kita mengenal-Nya, hati kita menjadi lembut dan mau peduli.”

​Menurut pesan tersebut, perhatian kecil yang diberikan kepada anak-anak merupakan tanda kasih dari komunitas paroki.

​“Sedikit bantuan uang jajan dan transportasi hari ini adalah tanda cinta Paroki untuk kalian. Rajinlah bersekolah, tetap tekun berdoa, setia melayani di SEKAMI, PPA, dan di Panti Asuhan ALMA. Jadilah anak-anak yang membawa sukacita Injil di mana pun kalian berada!”

​Kasih yang Dihidupi dalam Tindakan

​Perjumpaan tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan iman anak tidak hanya berlangsung melalui pengajaran, tetapi juga melalui pengalaman konkret tentang kepedulian, berbagi, dan pelayanan.

​Dalam semangat Novena Bunda Maria Pengurai Simpul Masalah, kebersamaan 25 Anak Hebat bersama Pastor Paroki menjadi pengingat bahwa mengenal Tuhan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang menyentuh kehidupan sesama.

​Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat pun membawa pesan: “Berbagi Kasih, Menghidupi Iman, Mengenal Tuhan dalam Tindakan Nyata.” ​RATU Norkit Monuk Dedesar. Ubilaa Naflahar Ita DIDTINEMUN. KIDABELA. SALVE.

​(Sumber: RD Ponsianus Ongirwalu, Vikaris Episkopal Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan juga sebagai Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.)

Kategori:
Tags:

Terkini