Selasa, 03 November 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

SEMBAHYANG ITU HAK HIDUP BERIMAN

SELASA 3/11/2025
Pekan Biasa XXXI (H)
– Filipi 2:5-11
– Lukas 14:15-24

Mudah-mudahan saya salah dan kalau benar salah, maka saya minta maaf. Karena ada kesan banyak orang (entah kecil – besar, tua – muda, perempuan – laki) enggan datang ke ibadah untuk mendengarkan Firman dan ambil bagian dalam perjamuan Ekaristi.

Mereka enggan karena merasa itu hanya membuang waktu, ada banyak urusan duniawi yang lebih penting, tak punya pakaian sembahyang, malu sebagai orang miskin, malah ada yang merasa sembahyang itu tidak penting dan lainnya. Berbagai alasan dikemukakan untuk membenarkan kemalasan diri.

Baca juga: Membanggakan! Chaterine Angelica dari SMAN 8 Mandau Raih 2nd Runner Up Duta Pelajar Indonesia Riau 2026

Saudari – saudara terkasih.
1). Datang ikut sembahyang itu bukan kewajiban tetapi hak hidupmu sebagai orang beriman karena Tuhan mengasihimu.

2). Datang ibadah itu bukan untuk kepentingan Tuhan tetapi untuk kepentingan diri kita sendiri, yaitu agar kita menjadi orang baik, orang benar, bahagia dan selamat.

3). Datang ibadah itu cara untuk menjadi kuat menghadapi segala tantangan hidup tetapi juga memberi makna hidup dalam seluruh aspek hidup di tengah dunia.

Baca juga: Membanggakan! Muhammad Soegi Nugraha Prawira Siswa SMAN 9 Pekanbaru Raih Dua Gelar Sekaligus di Duta Pelajar Indonesia Riau 2026

Jangan merasa bahwa tidak mendengarkan Firman dan tidak ikut perjamuan Ekaristi akan membuat kuat. Jangan merasa bahwa tidak ibadah dan jauh dari Firman akan membuatmu baik, TIDAK. Tidak mendengarkan Firman dan tidak ikut perjamuan Ekaristi itu cara kerja kuasa jahat untuk menghancurkan hidup manusia. Semoga Tuhan menolong. Amin.

P. Felix Amias MSC
Dusun ANASAI – Merauke
Propinsi Papua Selatan
Tuesday, November 3, 2026

Kategori:
Tags:

Terkini