Minggu, 26 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Kepala SMA Negeri 1 Biak Sosialisasikan Kurikulum dan Tata Tertib Sekolah kepada Orang Tua Siswa Baru

Paulus Lartmase| Penulis

Biak, Suara Anak Negeri – SMA Negeri 1 Biak menggelar pertemuan bersama orang tua/wali peserta didik baru sebagai bagian dari penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan proses Pendidikan, Sabtu 25 Juli 2026. Pada kesempatan tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Biak, Rudolf A. Randongkir, S.Sos, bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Abdul Rahman, S.Pd, memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan program-program sekolah, implementasi kurikulum, serta tata tertib yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta didik.

Baca juga: Pengurus SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar, Perkuat Sinergi Literasi dan Budaya untuk Kamtibmas

Kepala SMA Negeri 1 Biak, Rudolf A. Randongkir, S.Sos, mengatakan bahwa keterlibatan orang tua merupakan faktor penting dalam membentuk karakter dan prestasi peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.

“Pertemuan ini bukan saja sebagai saran menyampaikan informasi kepada orang tua, tetapi membangun komitmen bersama agar sekolah dan keluarga berjalan seiring dalam mendidik anak-anak. Kami ingin seluruh orang tua memahami program sekolah, mendukung pelaksanaan tata tertib, serta ikut mengawasi perkembangan putra-putrinya di rumah,” ujar Rudolf.

Ia menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Biak terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, disiplin, dan berkarakter sesuai dengan visi sekolah.

Baca juga: Kumpulan Puisi Karya Leni Marlina: "PABRIK YANG MENGALENGKAN HUJAN"

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Abdul Rahman, S.Pd, menjelaskan secara rinci mengenai pelaksanaan kurikulum, jadwal pembelajaran, kewajiban peserta didik, hingga aturan berpakaian yang berlaku di lingkungan sekolah.

Menurut Abdul Rahman, kegiatan belajar mengajar berlangsung setiap hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pada hari Senin peserta didik mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIT, sedangkan hari Selasa sampai Kamis berlangsung mulai 07.00 hingga 14.00 WIT, dan hari Jumat kegiatan belajar dilaksanakan hingga siang hari disertai kegiatan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

“Seluruh peserta didik wajib mengikuti proses pembelajaran dari jam pertama hingga jam terakhir. Selain itu, setiap hari Jumat seluruh siswa mengikuti kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual,” jelas Abdul Rahman.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan upacara bendera, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, serta memelihara keamanan, ketertiban, dan keindahan sekolah.

Dalam sosialisasi tersebut, Abdul Rahman turut menjelaskan ketentuan penggunaan seragam sekolah. Hari Senin dan Kamis peserta didik menggunakan seragam putih abu-abu lengkap dengan atribut sekolah, hari Selasa mengenakan batik Nusantara, hari Rabu batik khas SMA Negeri 1 Biak, sedangkan hari Jumat menggunakan seragam Pramuka lengkap. Adapun pakaian olahraga hanya digunakan saat mengikuti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Ia juga mengingatkan orang tua agar memperhatikan kerapian berpakaian putra-putrinya, termasuk panjang rok bagi peserta didik perempuan dan model celana bagi peserta didik laki-laki sesuai ketentuan sekolah.

Selain aspek akademik, sekolah juga menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter dan budi pekerti peserta didik. Nilai-nilai yang terus ditanamkan meliputi sikap hormat kepada guru dan tenaga kependidikan, sopan santun dalam berkomunikasi, saling menghargai antarsesama, serta membiasakan budaya 3S (Senyum, Salam, dan Sapa) di lingkungan sekolah.

Abdul Rahman menambahkan bahwa sekolah menerapkan sejumlah larangan demi menjaga ketertiban dan keamanan, di antaranya peserta didik tidak diperkenankan meninggalkan lingkungan sekolah tanpa izin, mengenakan pakaian yang tidak sesuai aturan, menggunakan aksesoris secara berlebihan, membawa speaker aktif maupun alat musik tanpa izin, membawa peralatan olahraga di luar keperluan pembelajaran, mewarnai rambut, hingga melakukan tindakan perundungan atau aksi yang membahayakan teman, termasuk tradisi perayaan ulang tahun yang berpotensi menimbulkan kekerasan.

“Kami ingin seluruh peserta didik tumbuh dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Tidak boleh ada perundungan, kekerasan fisik maupun psikis. Semua aturan dibuat untuk melindungi anak-anak sekaligus membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Melalui pertemuan tersebut, pihak sekolah berharap seluruh orang tua dapat memahami arah kebijakan pendidikan SMA Negeri 1 Biak serta menjadi mitra aktif sekolah dalam mendampingi putra-putrinya selama menempuh pendidikan. Sinergi antara sekolah dan keluarga diyakini menjadi kunci utama dalam mencetak lulusan yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

 

Kategori:
Tags:

Terkini