Minggu, 30 Agustus 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Momen Ibu Megawati Senyum Bahagia Dapat Kado Pigura Tanda Tangan Presiden Ramos-Horta dan Tokoh Nobel-Turing Dunia

Monang Sinaga

JAKARTA – SUARA ANAK NEGERI| Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, berdialog dengan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta bersama sejumlah peraih Nobel dan Turing Award di Megawati Institute, Menteng, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Baca juga: REUNI LINTAS ANGKATAN (LINTANG)

Para pakar ilmu pengetahuan dunia tersebut tergabung dalam delegasi Science for Development Summit 2026.

Pertemuan ini menjadi wadah forum pertukaran gagasan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dampaknya bagi manusia dan kemanusiaan.

Di sela-sela pertemuan tersebut, terekam sebuah momen penuh kehangatan saat sesi pertukaran cendera mata antara Ibu Megawati dan Presiden Ramos-Horta serta para ilmuwan terkemuka dunia.

Baca juga: DARI SUARA ANAK NEGERI KE PANGGUNG ASEAN

Ibu Megawati Soekarnoputri tak mampu menyembunyikan rasa bahagia.

Mengenakan atasan bermotif etnik cokelat dengan selendang merah yang melingkar anggun di lehernya, Ibu Megawati tersenyum lebar sambil bertepuk tangan bahagia.

Senyum semringah Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut terpancar saat menerima kado istimewa berupa pigura raksasa berbingkai kayu tebal.

Pigura berharga itu berisikan tulisan penghormatan bertajuk ‘Megawati Soekarnoputri – With respect for your leadership and service to our nation’ yang dibubuhi tanda tangan asli dari seluruh peraih penghargaan Nobel, Kavli, dan Turing Award Laureates yang hadir.

Di sisi kiri pigura, penerima Hadiah Nobel Ilmu Ekonomi tahun 1997 Robert C. Merton, memegang pigura tersebut sambil tersenyum hangat ke arah Ibu Megawati.

Sementara di sisi kanan, Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta yang mengenakan kemeja batik warna biru khas Indonesia turut memegang pigura raksasa itu sembari tersenyum bangga menyerahkan kenang-kenangan bersejarah tersebut. Ibu Megawati membalasnya dengan memberi tepuk tangan panjang.

Suasana ruangan terasa begitu hangat dengan dekorasi bunga anggrek ungu yang indah serta hidangan jamuan makan siang di meja berlakap kain merah.

Sebagai bentuk penghormatan dan kebudayaan Indonesia, Ibu Megawati secara khusus menyerahkan cendera mata balasan berupa miniatur kapal phinisi, kain batik halus, serta buku karya dan biografi tentang Presiden Pertama RI Bung Karno kepada pimpinan delegasi, José Ramos-Horta.

Seluruh peserta delegasi dan penerima Nobel yang hadir pun menerima bingkisan istimewa yang sama dari Ibu Megawati.

Jamuan makan siang di meja bundar ini pun berlangsung hangat dan interaktif, menegaskan komitmen para tokoh dunia dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan dan kemanusiaan universal.

 

Monang Sinaga

Kategori:
Tags:

Terkini