Rabu, 01 Juli 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Sekda Tanimbar Brampi Moriolkossu Canangkan Gerakan “Ayah Wajib Hadir” untuk Perkuat Ketahanan Keluarga

Oleh: joko

Sumber: tanimbar.go.id

HARGANAS ke-33 Jadi Momentum Penguatan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak dan Percepatan Penurunan Stunting

Baca juga: Fenomena Batu Apung di Pesisir Biak Numfor: Kepala BPBD Lot L. Yensenem Tegaskan Tidak Berbahaya dan Bukan Aktivitas Vulkanik Darat

http://suaraanaknegeri.com | Saumlaki – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkossu, S.H., mencanangkan Gerakan “Ayah Wajib Hadir” pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mempercepat penurunan angka stunting melalui peningkatan peran ayah dalam pengasuhan anak.

Pencanangan gerakan tersebut berlangsung usai upacara HARGANAS di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Saumlaki, Senin (29/6/2026), yang dipimpin langsung oleh Brampi Moriolkossu.

Peran Ayah Menjadi Prioritas
Brampi Moriolkossu menegaskan, pemerintah daerah ingin mengubah paradigma bahwa pengasuhan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu. Menurutnya, ayah memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter, pendidikan, hingga kesehatan anak.

Baca juga: Kapolres Kepulauan Tanimbar Ulurkan Kasih untuk Bayi yang Ditemukan Warga

“Untuk Hari Keluarga Nasional yang ke-33 ini, peran pemerintah daerah adalah mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para ayah, untuk selalu hadir mendampingi anak. Bukan saja di dalam lingkungan keluarga, tetapi juga di sekolah dan dalam aktivitas anak setiap hari. Pengasuhan tidak boleh bergantung kepada ibu saja; fokus tema tahun ini adalah peran ayah,” ujar Brampi Moriolkossu.

Ia mengatakan, di tengah perkembangan era digital dan tantangan kehidupan saat ini, kehadiran ayah secara emosional maupun fisik menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang tangguh.

Kesibukan Bukan Alasan
Sekda juga mengingatkan agar aktivitas pekerjaan tidak mengurangi perhatian ayah terhadap tumbuh kembang anak.

“Kami berharap bagi seluruh ayah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sesibuk apa pun aktivitas Anda, tetaplah meluangkan waktu mendampingi anak di sekolah, melakukan pembinaan di rumah, serta mengawal aktivitas lain anak dalam keluarga. Selain itu, ayah juga harus berperan aktif menjaga kesehatan anak dengan memperhatikan asupan gizinya demi mencegah stunting sejak dini,” tegasnya.

Seluruh OPD Digerakkan
Untuk memastikan gerakan tersebut berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui penandatanganan Pakta Integritas.

Brampi menjelaskan, OPD tidak hanya berfungsi sebagai pembina, tetapi juga menjadi fasilitator di 10 kecamatan guna menggerakkan para orang tua hingga tingkat desa.

“OPD ini bukan saja bertindak sebagai pembina, tetapi mereka diposisikan sebagai fasilitator di 10 kecamatan. Tujuannya jelas, untuk menggerakkan seluruh orang tua yang ada di tingkat desa pada tiap-tiap kecamatan agar gerakan ini masif dan berdampak nyata,” jelasnya.

Reposisi Peran Ayah
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Katharina A.C. Utukaman, S.Si., Apt., mengatakan Gerakan “Ayah Wajib Hadir” merupakan upaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap peran seorang ayah dalam keluarga.

“Selama ini, ada stereotip bahwa peran ayah hanya mencari nafkah materi. Melalui momen HARGANAS ini, kita ubah itu. Sekarang, ayah wajib hadir dalam keluarga, ayah wajib hadir di gereja untuk mendampingi keluarganya beribadah, dan ayah wajib berada di dalam rumah untuk belajar bersama anak. Ayah juga bertanggung jawab memberikan tabungan masa depan bagi anak, serta wajib hadir di sekolah untuk mengantar dan menjemput mereka,” ujarnya.

Katharina menambahkan, keterlibatan ayah dalam keluarga juga berkontribusi terhadap upaya percepatan penurunan stunting.

“Langkah pertama kami adalah mengunci dukungan penuh dari Pemerintah Daerah melalui pencanangan ‘Ayah Wajib Hadir’ hari ini. Kita berharap ayah-ayah di Tanimbar bertransformasi menjadi ayah yang berkompeten dan selalu ada untuk keluarga. Kehadiran mereka juga berkorelasi langsung pada penurunan angka stunting, karena ayah kini ikut memastikan penyediaan makanan yang bergizi di meja makan,” katanya.

Komitmen Terintegrasi
Sebagai bentuk komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama seluruh kecamatan dan pimpinan OPD, serta Pakta Integritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

“Ada penandatanganan MoU dengan semua kecamatan dan dukungan penuh dari pimpinan-pimpinan OPD. Ini adalah kerja bersama, sebuah komitmen terintegrasi untuk memberantas stunting di Tanimbar lewat ketangguhan keluarga,” pungkas Katharina.

Peluncuran Gerakan “Ayah Wajib Hadir” menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Kategori:
Tags:

Terkini