Rabu, 22 April 2026

Suara Anak Negeri News - Mengulas Tuntas Kompleksitas Persoalan Politik, Ekonomi, Pendidikan, Religi, Dll

Napas Baru Literasi di SMKN 1 Payakumbuh: Gandeng PLS Sumbar, Targetkan Lahirkan Penulis Muda

Ketua PLS Sumbar, Eka Teresia, S.Pd., M.M, Celsi Engken dan Faaiz Naufal Syahputra, Penggerak Literasi PLS Sumbar.

Laporan Paulus Laratmase

PAYAKUMBUH –SANNews| Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, 21 April 2026, suasana di SMKN 1 Payakumbuh tampak berbeda. Gelombang semangat literasi menyapu institusi pendidikan tersebut melalui kehadiran tim Komunitas Penyala Literasi Semesta (PLS) Sumatera Barat. Bukan sekadar kunjungan formal, kehadiran mereka membawa misi besar: mentransformasi sekolah menjadi pusat peradaban literasi yang tangguh dan produktif.

Baca juga: Penutupan MTQ XXXI Biak Numfor: Seruan Bupati Markus Mansnembra Melahirkan Generasi Qur’ani di Tanah Papua

Ketua PLS Sumbar: Eka Teresia, S.Pd.,M.M sedang membawakan materi di hadapan peserta

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua PLS Sumbar, Eka Teresia, S.Pd., M.M., yang juga dikenal sebagai tokoh pers di balik Media Negeri News. Ia tidak datang sendiri, melainkan memboyong narasumber milenial, Celsi Engken dan Faaiz Naufal Syahputra, guna memberikan suntikan motivasi yang relevan dengan dinamika generasi muda saat ini.

Kepala SMKN 1 Payakumbuh, Yunita Rosanti, M.Pd., menyambut langkah kolaboratif ini dengan tangan terbuka. Dalam pidato pembukaannya, ia menekankan bahwa literasi adalah kunci utama bagi siswa SMK untuk bersaing di kancah global.

“Kolaborasi ini adalah pemantik. Kita tidak ingin literasi hanya berhenti pada kata-kata, tapi harus menjadi aksi nyata yang mengubah kultur belajar di SMKN 1 Payakumbuh menjadi lebih unggul dan kompetitif,” tegas Yunita.

Baca juga: Jalan Panjang Menjadi Imam

Sesi materi yang disampaikan Eka Teresia menjadi sorotan utama. Ia membedah pentingnya transisi pola pikir dari fixed mindset menuju growth mindset. Menurutnya, siswa SMK harus memiliki mentalitas yang adaptif, di mana kekurangan bukan dipandang sebagai hambatan, melainkan batu loncatan menuju kesuksesan profesional.

Di sisi lain, Celsi dan Faaiz membawa audiens menyelami dunia literasi digital. Di tengah gempuran arus informasi yang seringkali menyesatkan, para siswa dibekali kecakapan untuk menyaring konten dan menggunakan teknologi sebagai alat produksi karya, bukan sekadar konsumsi.

Sebagai penutup yang konkret, pertemuan ini membuahkan komitmen besar. SMKN 1 Payakumbuh bersama PLS Sumbar sepakat untuk menginisiasi proyek kepenulisan massal. Targetnya ambisius namun terukur: penerbitan buku antologi karya bersama serta pendampingan bagi guru dan siswa yang ingin melahirkan buku tunggal.

Langkah ini menandai babak baru bagi SMKN 1 Payakumbuh. Dengan mengobarkan semangat menulis, sekolah ini bersiap membuktikan bahwa literasi adalah fondasi karakter yang akan membawa putra-putri Payakumbuh menyala di kancah nasional dan Internasional

Kategori:
Tags:

Terkini